Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengendara Mobil yang Gampar Sopir Transjakarta Bukan Polisi

Martin Ronaldo , Jurnalis-Sabtu, 27 Agustus 2022 |10:00 WIB
Pengendara Mobil yang Gampar Sopir Transjakarta Bukan Polisi
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Yandri Irsan angkat bicara terkait kasus pengendara mobil yang gampar kepala sopir TransJakarta di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Pelaku pun kini telah menyerahkan diri.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat stiker yang bertuliskan 'Polisi' di kendaraan tersebut. Polisi pun memastikan bahwa yang bersangkutan bukanlah seorang anggota Polisi.

"Yang bersangkutan masyarakat biasa, bukan keluarga polisi. Pelaku freelance kerja di perfilman," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (27/8/2022).

Yandri mengatakan pelaku sengaja menempelkan stiker tersebut untuk jaga-jaga dari keadaan yang tidak diinginkan.

Baca juga: Gampar Sopir TransJakarta, Pengendara Mobil Serahkan Diri ke Polisi

"Stiker dia hanya pasang-pasang saja, mobil juga sudah kita amankan di Polres," terangnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jaksel berhasil mengamankan seorang pengemudi mobil yang sempat viral lantaran mengeplak kepala sopir TransJakarta di Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (25/8/2022).

"Sudah kita amankan (pengendara mobil yang mengeplak kepala sopir Tj)," ujar Kapolres Jaksel, Kombes Yandri Irsan.

Baca juga: Viral Pengendara Mobil Cekcok hingga Tabok Sopir Transjakarta, Wagub DKI : Proses Sesuai Aturan

Menurutnya, pelaku yang tidak lain adalah orang Depok melakukan aksi tak senonoh tersebut lantaran terpacu emosi pada saat itu dengam sang sopir TransJakarta.

"Motif nya karena emosi," katanya.

Yandri pun menerangkan, bahwa yang bersangkutan setelah videonya viral di media sosial, langsung menyerahkan diri kepada pihak yang berwenang.

"Jadi yang bersangkutan langsung menyerahkan diri," tegasnya.

Sebelumnya, video percekcokan di jalan berujung seorang pengemudi mobil mengeplak kepala pengemudi TransJakarta viral di media sosial. Kejadian ini pun kemudian dilaporkan ke polisi.

"Saat ini sopir bus baru membuat laporan polisi terkait penganiayaan di Polres Jaksel," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Edy Purwanto.

Baca juga: Sopir Bus Transjakarta Ditabok, Polisi Sebut Tak Ada Kejadian Kecelakaan

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement