Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Terus Turun, WHO: Wabah Cacar Monyet Bisa Dilenyapkan di Eropa

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 31 Agustus 2022 |13:01 WIB
Kasus Terus Turun, WHO: Wabah Cacar Monyet Bisa Dilenyapkan di Eropa
Wabah cacar monyet (Foto: Antara/HO)
A
A
A

LONDON - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet di Eropa mungkin bisa dilenyapkan, dengan bukti jumlah kasus yang melambat di beberapa negara.

WHO menyoroti tanda menggembirakan dari penurunan kasus secara berkelanjutan di banyak negara di Eropa. Termasuk Prancis, Jerman, Portugal, Spanyol, dan Inggris, serta perlambatan di beberapa bagian Amerika Serikat, meskipun kelangkaan persediaan vaksin.

"Kami percaya kita dapat menghilangkan penularan cacar monyet yang berkelanjutan dari manusia ke manusia di wilayah (Eropa)," kata Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Kluge, Selasa (30/8/2022), dikutip Antara.

 Baca juga: Wabah Cacar Monyet Melonjak, WHO Prihatin 10 Monyet Diracun di Brasil

"Untuk bergerak menuju eliminasi (wabah) kita perlu segera meningkatkan upaya kita," lanjutnya.

Peluncuran vaksin cacar monyet Bavarian Nordic telah dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan suntikan, yang juga disetujui untuk mencegah cacar, meskipun regulator mengambil langkah-langkah untuk memperbanyak stok yang ada.

Baca juga:  WHO: Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global

Regulator AS, Uni Eropa, dan Inggris telah mendukung perubahan cara pemberian vaksin dengan menyuntikkan sejumlah kecil suntikan secara intradermal, yang meningkatkan lima kali lipat dosis yang dapat digunakan dari satu botol.

Petugas darurat senior dan manajer insiden cacar monyet di WHO Eropa Catherine Smallwood menyebut bahwa selain krisis pasokan vaksin, faktor signifikan di balik perlambatan kasus tampaknya deteksi dini, yang menyebabkan pasien mengisolasi diri lebih cepat, serta perubahan perilaku.

"Kami memiliki beberapa bukti anekdot yang cukup bagus bahwa orang---terutama pria yang berhubungan seks dengan pria yang berada dalam kelompok risiko tertentu---jauh lebih tahu tentang penyakit ini," terangnya.

Sejak awal Mei lalu, lebih dari 47.600 kasus cacar monyet telah dilaporkan di 90 negara di mana penyakit itu tidak endemik. WHO menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement