JAKARTA - Tersangka Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo dihadirkan dalam proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir Novriyansyah Joshua Hutabarat atau Brigadir J. Rekonstruksi diawali dengan reka adegan kejadian di rumah, Magelang, Jawa Tengah.
Dalam proses rekonstruksi itu, dihadirkan juga tersangka pembunuhan Brigadir J lainnya. Mulai dari Bripka Ricky Rizal, Bharada E, asisten rumah tangga (ART) Kuat Maruf. Selain itu, ada Brigadir J yang diperankan orang lain.
Berikut Fakta-Faktanya:
1. Putri Candrawathi Tak Pakai Baju Tahanan
Putri Candrawathi yang dihadirkan ke lokasi rekonstruksi tak memakai baju tahanan seperti tersangka lainnya. Putri memakai setelan pakaian serba putih. Bahkan, masker yang digunakan Putri Candrawathi juga berwarna putih.
Adapun kehadiran Putri Candrawathi tanpa baju tahanan bukan karena menyesuaikan dengan proses kejadian pembunuhan Brigadir J. Namun, karena Putri Candrawathi memang statusnya bukan seorang tahanan, meski sudah menjadi tersangka.
"Empat tersangka berstatus tahanan akan menggunakan baju tahanan, tersangka PC bukan tahanan," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.
2. Putri Candrawathi Didatangi Brigadir J di Tempat Tidur
Putri Candrawathi melakukan reka adegan dirinya sedang tiduran di sebuah tempat tidur dalam posisi terlentang dalam sebuah kamar. Kemudian, menampilkan Brigadir J yang mendatangi Putri Candrawathi yang tengah berbaring di tempat tidurnya.
Kemudian, berganti dengan Kuat Maruf setelah Brigadir J keluar kamar. Kuat juga terlihat duduk di lantai dan menemani Putri Candrawathi yang terbaring.
Setelah Kuat Maruf keluar kamar, Brigadir J kembali masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi dan duduk di lantai. Lalu, keluar kamar dan bertemu dengan Bharada E.
Dilanjutkan dengan Bharada E dan Brigadir J tidur bersama, sedangkan Kuat Maruf tidur berdekatan dengan Bripka Ricky Rizal.
Kemudian, Putri Candrawathi terlihat menelpon seseorang sambil berbaring, dan kemudian beranjak bangun. Dia kemudian didatangi Bripka Ricky Rizal. Setelah melakukan pembicaraan, Bripka Ricky Rizal meninggalkan Putri dan langsung mengambil senjata.
Kemudian, senjata tersebut dipindahkan ke dalam mobil di bagian kursi depan samping sopir dan Bripka Ricky Rizal bertemu Bharada E, sebelum semuanya bertolak ke Jakarta. Sementara Bharada E, duduk di kursi samping sopir tersebut. Kejadian di Magelang itu disebut-sebut sebagai pemicu pembunuhan Brigadir J.
3. Putri Menangis di Pelukan Ferdy Sambo
Usai dari Magelang, rekonstruksi bergeser ke rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Jakarta. Putri Candrawathi yang tiba di lokasi, kemudian menemui Ferdy Sambo.
Kemudian, Ferdy Sambo duduk di sofa bersama Putri Candrawathi. Selang beberapa detik, tampak Putri Candrawathi menangis di pelukan Ferdy Sambo.
Mantan Kadiv Propam Polri itu dengan posisi tangan yang diborgol mencium kepala sang istri dan memeluknya dengan erat Putri Candrawathi. Usai memeluk Putri Candrawathi, Ferdy Sambo memanggil ajudannya menggunakan handy talky (HT). Sementara Putri Candrawathi meninggalkan Ferdy Sambo di ruangan tersebut.
4. Putri Ada di Lokasi Terkait Penembakan Brigadir J
Putri Candrawathi ada di dua lokasi kejadian terkait penembakan Brigadir J, mulai dari rumah Jalan Saguling dan Duren Tiga. Kehadiran Putri Candrawathi mulai dari rumah Saguling ketika bertemu dengan Irjen Ferdy Sambo. Dalam hal ini, Sambo bertemu dengan Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Bharada E. Sementara, Brigadir J tidak diketahui.
Putri Candrawathi juga berada di rumah dinas Duren Tiga, yang di mana merupakan lokasi eksekusi penembakan Brigadir J.
Kehadiran Putri Candrawathi ini sesuai dengan pernyataan dari Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat menetapkan Putri sebagai tersangka.
Penetapan itu berdasarkan 2 alat bukti keterangan saksi serta CCTV di Saguling dan tempat kejadian perkara.
"Berdasarkan 2 alat bukti berupa keterangan saksi dan CCTV di Saguling dan di TKP," kata Andi.
"Ini menjadi bagian dari barbuk yang menjadi petunjuk PC ada di lokasi sejak di Saguling sampai di Duren Tiga dan melakukan kegiatan yang menjadi perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua," tuturnya.
5. Ada 78 Adegan Rekonstruksi
Rekonstruksi seluruhnya ada 78 adegan, di rumah Magelang sendiri ada 16 adegan, meliputi peristiwa tanggal 4, 7, dan Juli. Kemudian, rumah Saguling ada 35 adegan. Sedangkan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan ada 27 adegan.
Pada reka adegan ke-71, di Duren Tiga, Putri Candrawathi tampak berdiri di samping Ferdy Sambo dan tak lupa memasangkan masker kepada mantan Kadiv Propam Polri ini.
Ferdy Sambo dalam rekonstruksi keluar dari rumah dinasnya tanpa memakai masker. Dirinya juga masih menggunakan baju tahanan berwarna oranye dan tangannya diikat kabel ties.
Pada kesempatan itu, juga terlihat Putri menggandeng tangan Ferdy Sambo, kemudian dia langsung memasuki mobil. Di mana, mobil yang ditumpangi putri akan meninggalkan rumah dinas Ferdy Sambo. Rekonstruksi dilakukan selama 7,5 jam.
Putri Candrawathi ditetapkan tersangka dalam perkara pembunuhan Brigadir J. Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, tersangka lainnya yakni Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus sopir, Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal.
Mereka dikenakan Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.