Dalam keadaan tidak menentu itu, Habibie keluar dari mobil dan mengetuk pintu sambil berucap, "hallo, hallo, hallo". Namun, ia sama sekali tidak mendapatkan reaksi.
Lalu ia memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah. Saat Habibie memasuki ruang makan, ternyata Ainun, putri Bapak Besari duduk seorang diri. Ainun pula yang kelak menjadi istri Habibie.
Saat itu, Ainun sedang menjahit dan bercelana panjang blue jeans. Habibie tidak menyangka bertemu dengan Ainun dan tampaknya demikian pula Ainun.
“Ainun, kamu cantik, dari gula jawa menjadi gula pasir," ucap Habibie yang kaget melihat Ainun.
”Rudy, kapan kamu tiba dari Jerman?” tanya Ainun dengan tenang dan penuh senyum.
Terkenang tujuh tahun yang lalu ketika Ainun sedang duduk bersama beberapa wanita dari kelasnya menikmati sarapan pagi bersama.
Tiba-tiba Habibie datang mengucapkan kepada Ainun, “Mengapa kamu begitu hitam dan gemuk?"
Ainun pada waktu itu hanya kaget saat Habibie datangi dan mengucapkan pertanyaan yang tidak sopan itu. Ainun dan kawan-kawannya hanya tersenyum dan menggelengkan kepala saja.