Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Naufal Shidqi, Korban Meninggal Kecelakaan Maut SDN Kota Baru yang Berulang Tahun saat Kejadian

Martin Ronaldo , Jurnalis-Kamis, 01 September 2022 |11:57 WIB
Naufal Shidqi, Korban Meninggal Kecelakaan Maut SDN Kota Baru yang Berulang Tahun saat Kejadian
Rumah korban kecelakaan di Bekasi, Naufal Shidqi (foto: MPI/Carlos)
A
A
A

BEKASI - Truk trailer menabrak halte dan Tower BTS di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, pada Rabu 31 Agustus 2022. Lokasi tersebut tepatnya di depan SD Kotabaru II dan III. Akibatnya, 11 orang tewas dan puluhan orang luka-luka.

Dibalik tragedi tersebut, terdapat kisah yang menyentuh dari keluarga korban meninggal kecelakaan maut SDN Kota Baru II dan III. Ya, Naufal Shidqi Siswa kelas 5 yang bersekolah di SDN Kota Baru itu harus merenggang nyawa akibat kecelakaan tersebut. Awalnya keluarga sempat tidak menduga bocah yang sehari-hari periang dan rajin mengaji tersebut harus berpulang karena kecelakaan maut itu.

 BACA JUGA:Ini Identitas 33 Korban Kecelakaan Maut Truk di Bekasi

Pihak keluarga mengatakan tidak menemukan nama Naufal pada saat datang ke Rumah Sakit Ananda. Selain itu, wajah Naufal sempat tidak dikenali oleh keluarga karena luka lebam di area muka yang membuat wajahnya tidak dapat dikenali.

Kendati begitu, akhirnya ia pun dapat dikenali oleh sang kakaknya setelah melihat baju yang dikenakan dan tanda lahir yang berada di badan korban.

Nenek Naufal, Mariyam mengatakan, bahwa cucunya tersebut sehari-hari merupakan anak yang periang, dan mudah bergaul serta rajin mengaji.

"Anaknya periang, kalem, pinter dan memang anaknya sangat baik, rajin ngaji juga memang anaknya kalem dan sopan, makanya pas kejadian ini kita sekeluarga tuh terpukul," ujarnya saat ditemui, Kamis (1/9/2022).

 

Mariyam sambil mengeluarkan air mata, hanya dapat terdiam sebentar ketika kembali membuka memori tentang cucu bungsunya tersebut, sambil memandang ke sekeliling rumah, ia pun kembali menceritakan tentang keseharian cucunya tersebut.

Ternyata, Naufal berulang tahun tepat di hari kecelakaan yang menimpa dirinya tersebut. Sang nenek pun bercerita, bahwa sang cucu sempat meminta hadiah untuk perayaan ulang tahunnya kali ini.

"Ya cuman satu cita-citanya mau menjadi pemain sepakbola, kemarin juga kebetulan ulang tahunnya, dia kemarin sempat meminta sepatu tapi belum kesampean, karena orangnya udah ga ada," jelas Mariyam.

Mariyam juga mengataka pada saat kejadian tersebut, ia mendapatkan kabar bahwa sang cucu pada saat itu tengah membeli makanan di luar sekolah, akan tetapi hal tersebut ternyata menjadi waktu terakhir hidupnya, lantaran harus tertabrak truk kontainer.

"Jadi kemarin itu dia masuk pagi, dan kejadian itu kan sekitar pukul 10.00 dan kebetulan dia jajan bahasanya pas jam istirahat, katanya juga kemarin sempat ke kantin, tapi ya namanya anak2 ya mas, mau nya jajan diluar, nah terus keluar mungkin dia mau liat jajanan yang lainnya," pungkasnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement