JAKARTA- Bulan September adalah bulan urutan ke-9 dalam setahun. Dimana semua orang menganggap bulan ini sebagai bulan yang menyenangkan setiap tahun. Karena bulan September merupakan peralihan musim di Indonesia dari musim panas menuju musim hujan.
(Baca juga: Penasaran Tanggal Merah, Hari Nasional dan Internasional Bulan September 2022? Cek di Sini!)
Khususnya masyarakat yang tinggal didataran tinggi, mereka akan merasakan perubahan suhu yang ekstrim, Ketika malam hari mereka akan merasakan suhu diatas rata-rata melebihi hari-hari sebelumnya.
Bahkan memasuki bulan September cuaca akan beralih menjadi sering turun hujan. Dengan rentan waktu sore hingga malam hari. Turunnya hujan masih dalam intensitas sedang dan tidak terlalu ekstrim.
Meskipun bulan September tidak terdapat hari libur besar atau tanggal merah. Perlu kita ketahui bahwa didalam bulan September terdapat hari-hari penting. Seperti hari Palang Merah Indonesia (PMI) diperingati setiap tanggal 3 September yang pada tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 3 September 2022.
Asal mula nama September
Nama pada bulan “September” berasal dari kalender pada zaman Romawi kuno, “Septem” yang artinya bulan dengan urutan ke-7 pada kalender Romawi kuno. Seperti yang kita ketahui bahwa bulan September berada diurutan ke-9. Dikarenakan dahulu pada tahun 451 Sebelum masehi bulan Januari dan Februari baru ditambahkan sebagai bulan tetap kalender Romawi kuno. Setelah ditambahkanlah kini September menjadi bulan ke-9.
Fakta unik September
1. Harvest Moon( Bulan panen)
Fenomena alam yang terjadi pada bulan September adalah harvest moon yang sangat di tunggu-tunggu para Petani padi. Harvest moon merupakan bulan purnama terakhir sebelum musim gugur. Akan terlihat pada malam hari jika cuaca bagus.
Ketika itu para petani bersiap untuk mengumpulkan hasil panen setiap musim gugur dengan melihat bulan purnama sebagai tanda bahwa sudah memasuki waktu panen tiba. Pada puncak panen biasanya para petani dapat bekerja hingga larut malam dengan didampingi cahaya terang bulan tersebut. Bulan purnama dapat terbit kurang lebih sekitar 50 menit setiap malam.