Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemarahan Rakyat pada Ra Kuti Usai Dukungan Kudeta Penguasa Majapahit

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 05 September 2022 |06:43 WIB
Kemarahan Rakyat pada Ra Kuti Usai Dukungan Kudeta Penguasa Majapahit
Rakyat Majapahit marah kepada Ra Kuti usai kudeta. (Ilustrasi/Ist)
A
A
A

RA Kuti pejabat penting berhasil mengudeta Raja Majapahit Jayanagara. Namun, hal itu hanya berlangsung dalam beberapa hari. Ketidakpuasan dari rakyat Majapahit membuat Ra Kuti yang menahbiskan dirinya raja sementara selama Jayanagara mengungsi menyeruak.

Asal-usul Ra Kuti yang berasal dari golongan sudra kasta terendah membuat rakyat Majapahit muak. Terang saja ini membuat elemen-elemen yang mendukungnya melakukan pemberontakan marah dan tak setuju langkah Ra Kuti.

Menurut mereka, memberontak bukannya untuk melawan negara tetapi bertujuan menggulingkan Jayanagara, untuk kemudian selanjutnya diserahkan kepada keturunan pendiri Kerajaan Majapahit lainnya. Namun, yang terjadi sebagaimana dikutip dari buku "Sandyakala di Timur Jawa 1042 - 1527 M Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit" dari Prasetya Ramadhan, justru Ra Kuti menobatkan dirinya sebagai raja Majapahit.

Sontak saja banyak yang menolak dipimpin Ra Kuti, sebab Ra Kuti bukanlah datang dari golongan bangsawan, melainkan sudra kasta terendah dalam agama Hindu. Alhasil pasca perebutan kekuasaan dan penobatan Ra Kuti sebagai raja yang diklaimnnya, situasi kota Majapahit menjadi tak kondusif.

Banyak rakyat yang diam-diam kecewa dengan pengangkatan Ra Kuti. Padahal sebelumnya mereka ikut memberontak menyingkirkan Jayanagara. Sementara itu, Ra Kuti dan komplotannya memburu Jayanagara ke segala arah. Meskipun berhasil merebut istana, Ra Kuti belum tenang sebelum bisa menangkap Jayanagara.

Pada peristiwa itulah, nama Gajah Mada mulai disebut-sebut dalam kitab Pararaton. Jayanagara dibawa ke sebuah desa bernama Bedander di luar kotaraja Majapahit. Erat kaitannya kenapa Jayanagara dibawa ke desa ini oleh Gajah Mada karena Bhayangkara tersebut mengenal betul daerah tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement