JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta agar tidak ada lagi kekerasan di lembaga pendidikan. Mengingat, kasus kekerasan di lembaga pendidikan sudah sering kali terjadi. Terakhir, kasus meninggalnya AM (17 tahun), salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur yang diduga ada tindak kekerasan yang dilakukan kakak kelas atau seniornya.
“Wapres memberikan satu arahan agar jangan sampai terjadi kekerasan yang seperti itu lagi di lembaga pendidikan, apakah itu pesantren ataupun lembaga pendidikan berasrama yang lain ataupun apakah yang berlatar belakang agama ataupun tidak lah ya, lembaga pendidikan semuanya itu sangat-sangat tidak baik,” ungkap Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi dalam keterangan yang diterima, Selasa (6/9/2022).
Wapres juga menyoroti kasus kekerasan di lembaga pendidikan yang seringkali berulang bahkan pernah terjadi di lembaga pendidikan negara yakni Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN). Apalagi, jika kekerasan tersebut dilatarbelakangi proses banguan dari punishment atau hukuman yang justru menimbulkan korban jiwa.
“Jadi, ini saya kira kita ambil pelajaran kepada lembaga pendidikan yang lain agar jangan terjadi spt itu lagi. Karena ini kan beruntun ya, banyak sekali kejadian-kejadian seperti itu, dulu juga pernah terjadi di lembaga pendidikan negara, IPDN, trus di mana lagi, di mana lagi, banyak sekali kejadian-kejadian seperti itu yang itu disebabkan oleh proses yang dihubungkan dengan pelatihan fisik bagi seorang siswa misalnya. Ada yang mungkin tidak berkaitan itu secara langsung mungkin ya,” kata Masduki.