Tidak hanya itu, orator pun menyinggung kinerja anggota DPRD Jabar yang dinilainya tak mampu menyuarakan keinginan rakyat atas kenaikan harga BBM.
"Rakyat Indonesia sedang menjerit, tapi di gedung dewan mereka duduk berdiskusi dan tertawa," katanya.
Aksi demonstrasi mahasiswa tersebut mendapatkan pengawalan cukup ketat dari pihak kepolisian. Sejumlah polisi tampak berjaga di depan pintu gerbang Gedung DPRD Jabar dan kawat berduri pun telah dipasang.
Aksi demonstrasi tersebut membuat ruas Jalan Diponegoro tak dapat dilintasi. Polisi menutup ruas jalan tersebut dari kedua arah.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.