Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pelaku Penikaman Massal Kanada Meninggal dalam Aksi Kejar-kejaran Mobil dengan Polisi

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 08 September 2022 |10:20 WIB
Pelaku Penikaman Massal Kanada Meninggal dalam Aksi Kejar-kejaran Mobil dengan Polisi
Salah satu pelaku penembakan massal Kanada meninggal dalam aksi kejar-kejaran mobil dengan polisi (Foto: Reuters)
A
A
A

Menurut dokumen pengadilan, Sanderson telah menikam dua korban yang tewas dalam serangan yang terjadi pada Minggu (4/9/2022). Mertuanya, Earl Burns dan Joyce Burns - tujuh tahun lalu. Dia sebelumnya mengaku bersalah atas penyerangan dan mengancam nyawa Burns atas serangan yang terjadi pada 2015.

"Saya ingin tahu alasan di balik keputusan [pembebasan bersyarat]," kata Menteri Keamanan Publik Marco Mendicino kepada wartawan. "Saya sangat prihatin dengan apa yang terjadi di sini,” lanjutnya.

Pada konferensi pers yang emosional pada Rabu (7/9/2022), kerabat para korban berbicara tentang ‘ketakutan’ mereka.

"Kami hancur, tapi kami tidak kalah," kata Mark Arcand, kepala Dewan Suku Saskatoon dan saudara dari Bonnie Goodvoice-Burns. Bonnie, 48, dan putranya Gregory Burns, 28, keduanya tewas.

Saudara laki-lakinya mengatakan jika Bonnie "mengurus semua orang" dan "seorang ibu pemimpin sejati". Dia juga menambahkan bahwa Gregory mencintai keluarganya dan memiliki dua anak dan istrinya sedang hamil anak ketiga mereka.

Arcand mengaku sangat terkejut setelah mendengar berita tentang serangan itu. Dia mengemudi selama dua jam untuk menemui saudara perempuannya dan keluarganya di James Smith Cree Nation. Namun dia menemukan mereka di antara sembilan korban jiwa yang tinggal di komunitas tersebut.

"Salah satu hal yang paling membuat trauma adalah pemandangan visual hari itu," katanya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement