"Dia merayakan saat-saat indah kita, dia berdiri bersama kita di saat-saat buruk. Bahagia dan mulia, tapi juga tabah,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, mengatakan Ratu Elizabeth adalah "kehadiran yang meyakinkan selama beberapa dekade perubahan besar, termasuk dekolonisasi Afrika dan Asia dan evolusi Persemakmuran".
Dalam sebuah pernyataan, dia memberi penghormatan kepada "dedikasinya yang tak tergoyahkan, seumur hidup untuk melayani rakyatnya. Dunia akan lama mengingat pengabdian dan kepemimpinannya".
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.