Share

Ayah Lecehkan Anak Tiri, Sang Istri Polisikan Suami

Yudi R Sudirman, MNC Portal · Senin 12 September 2022 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 525 2665470 ayah-lecehkan-anak-tiri-sang-istri-polisikan-suami-rsAPSXTb2F.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

KUNINGAN โ€“ Akibat melecehkan anak tiri yang masih berusia 17 tahun, DS (36), warga Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, dipolisikan istrinya sendiri ke pihak Polres Kuningan.

Terkuaknya kelakuan bejat DS, bermula dari pengakuan korban saat didesak oleh N (ibu kandung), yang memang sudah lama menaruh curiga, karena bukan sekali sang ibu mendapati pelaku menyentuh bagian sensitif tubuh korban, seperti bagian dada.

Setelah mendapat pengakuan dari korban, N langsung menanyakan perihal yang sama pada suaminya, dan DS pun akhirnya berterus terang, bahwa dirinya telah melakukan berkali-kali menyetubuhi anak tirinya, seraya meminta maaf, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan bejatnya itu lagi.

Tidak terima dengan kelakuan hina dari orang yang seharusnya menjadi panutan keluarganya itu, tanpa memperdulikan permohonan maaf, akhirnya dengan ditemani paman korban N pun langsung melaporkan DS ke pihak kepolisian.

Hal itu dibenarkan Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda, melalui Kasat Reskrim AKP M. Hafid Firmansyah, bahwa pada Jumat (9/9/2022) pihaknya menerima laporan tindakan asusila yang telah dilakukan DS terhadap anak tirinya sendiri, kemudian jajarannya langsung melakukan penangkapan, dan pemeriksaan terhadap pelaku.

โ€œDari hasil pemeriksaan, DS mengaku dirinya telah berulang kali melakukan tindak pencabulan terhadap anak tirinya itu sejak bulan Juni, tahun 2021,โ€ ungkap Hafid, Senin (10/9/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Hafid, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi UU Jo pasal 76D UU RI No. 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak.

โ€œDengan ancaman penjara maksimal 20 tahun, dan denda maksimal Rp. lima milyar,โ€ tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini