BEIJING - Zhou Changchang suka menghabiskan waktu senggang dengan menyusuri jalan-jalan di Ibu Kota Beijing bersama teman-temannya sesama anggota klub sepeda.
Pria 42 tahun yang berprofesi sebagai guru itu menaiki sepeda Tiffany Blue buatan perusahaan Inggris Brompton.
Zhou adalah satu dari sekian banyak pegowes di China yang menggemari sepeda-sepeda premium buatan Brompton, Giant dan Specialized.
Menurut perkiraan konsultan Research & Markets, pasar sepeda premium akan mencapai USD16,5 miliar (Rp245,26 triliun) pada 2026.
Baca juga: Tidak Sekadar Gowes, Komunitas Sepeda Tua Ikut Menjaga Sejarah Indonesia
Media sosial dan platform perdagangan elektronik menyebut minat bersepeda melonjak sepanjang tahun lalu dan penjualan sepeda juga meningkat.
Baca juga: Pemprov DKI Bikin Regulasi Bagi Komunitas yang Ingin Bersepeda
Dikutip Antara, di China, pegowes akan mengeluarkan uang lebih dari 13.000 yuan (Rp27,92 juta) untuk mendapatkan sepeda lipat (city bike) merek terkenal seperti Brompton.
Sepeda balap (road bike), yang biasa dipakai untuk jarak jauh di atas jalan aspal yang mulus, dibanderol mulai 10.000 yuan (Rp21,45 juta).