Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Pelapor dan Effendi Simbolon Dipanggil MKD Siang Ini soal TNI Gerombolan

Kiswondari , Jurnalis-Kamis, 15 September 2022 |11:03 WIB
3 Pelapor dan Effendi Simbolon Dipanggil MKD Siang Ini soal TNI Gerombolan
Ilustrasi/ Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Sebagai tindak lanjut atas masuknya 3 laporan masyarakat kepada Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon, terkait pernyataannya di Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Panglima TNI pada Senin minggu lalu, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR memanggil pelapor dan juga terlapor hari ini, Kamis (15/9/2022) pada jam yang berbeda.

 BACA JUGA:Profil dan Biodata Ratu Elizabeth II, Raja Terlama Kerajaan Inggris

Berdasarkan agenda MKD DPR, untuk pelapor dijadwalkan pukul 11.00 WIB, sementara untuk terlapor Effendi Simbolon dipanggil pada pukul 14.00 WIB.

"MKD menjadwalkan memanggil Pelapor Kasus Effendi simbolon Pada Pukul 11.00 WIB Hari Kamis 15 September 2022. Ada 3 pelapor: Perorangan B. Denny Namang, Organisasi Pemuda Panca Marga, dan Organsasi LSM Antartika. Sementara Teradu Effendy Simbolon di Rencanakn Pukul 14.00 WIB," tulis agenda MKD DPR, yang dikutip Kamis.

Sebelumnya, Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman mengatakan, sejauh ini sudah ada dua laporan masyarakat atas dugaan pelanggaran kode etik Effendi Simbolon.

 BACA JUGA:Kuasa Hukum Korban Penganiayaan di Ponpes Gontor Laporkan Pemalsuan Surat Kematian ke Polisi

Menurut Habib, MKD pun sudah melakukan Rapat Pimpinan (Rapim) dan diputuskan untuk memanggil pihak pengadu, dan juga teradu Effendi Simbolon pada Kamis ini.

“MKD DPR sudah Rapim, kami memutuskan untuk memanggil saudara Effendi Simbolon karena sudah diadukan juga oleh dua pengadu yang satu perseorangan yang satu atas nama Pemuda Panca Marga soal rapat di Komisi I,” kata Habib kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement