Mereka bisa langsung masuk ke bank atau rekening investasi; mencuri kata sandi ke situs keuangan Anda dan kemudian mentransfer aset ke salah satu milik mereka; menipu seorang karyawan untuk menyelesaikan transfer uang melalui teknik spear phishing yang rumit.
2. Ingin Diakui
Beberapa peretas dimotivasi oleh rasa pencapaian yang datang dengan membuka sistem utama. Beberapa mungkin bekerja dalam kelompok atau mandiri, tetapi, pada skala tertentu, mereka ingin diakui.
3. Ada Motif Terselubung
Individu yang memiliki akses ke informasi atau sistem penting dapat dengan mudah memilih untuk menyalahgunakan akses itu—yang merugikan organisasi mereka.
4. Ada Motivasi Politik
Beberapa kelompok penjahat dunia maya menggunakan keterampilan meretas mereka untuk mengejar organisasi besar. Mereka biasanya dimotivasi oleh suatu penyebab, seperti menyoroti hak asasi manusia atau memperingatkan perusahaan besar tentang kerentanan sistem mereka.
Atau, mereka mungkin melawan kelompok-kelompok yang ideologinya tidak sejalan dengan ideologi mereka sendiri.
5. Kesenangan pribadi
Bukan uang, politik atau balas dendam. Tak menutup kemungkinan ada hacker yang menyerang suatu sistem atas tujuan kesenangan mereka sendiri. Mereka gembira jika dapat menimbulkan kekacauan.
Hacker ini mungkin senang dapat merusak reputasi orang, perusahaan atau bahkan pemerintah. Ha itu bisa dianggap sebagai sebuah pencapaian.