Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kerajaan Kutai: Silsilah, Masa Kejayaan dan Peninggalannya

Fatmawati , Jurnalis-Jum'at, 16 September 2022 |13:26 WIB
Kerajaan Kutai: Silsilah, Masa Kejayaan dan Peninggalannya
Kerajaan Kutai: Silsilah, masa kejayaan dan peninggalannya. (Foto: Kemendikbud)
A
A
A

JAKARTA - Kerajaan Kutai Mataram atau yang biasa kita kenal dengan Kerajaan Kutai, merupakan kerajaan bercorak Hindu di Nusantara. Kerajaan ini memiliki bukti sejarah tertua berupa prasasti Yupa dan berdiri sekitar abad ke-4, bersamaan dengan Kerajaan Tarumanegara di Jawa.

Pusat kerajaannya terletak di Muara Kaman, yang saat ini menjadi sebuah kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

BACA JUGA:18 Desa di Kutai Kartanegara Kebanjiran hingga 1 Meter, Sudah 3 Hari Tak Kunjung Surut   

Nama Kutai diberikan oleh para ahli, diambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yupa di wilayah Kesultanan Kutai. Tetapi, pada prasasti yupa itu sendiri tidak menyebutkan nama kerajaannya dengan Kutai.

Sedangkan untuk nama Martapura diambil dari kitab Salasilah Raja dalam Negeri Kutai Kartanegara yang menceritakan pasukan Kerajaan Kutai Kartanegara dari Kutai Lama menyerang ibukota kerajaan ini.

Kerajaan Kutai didirikan oleh Kudungga, seorang kepala adat. Awalnya, Kudungga belum memeluk agama Hindu baru setelah agama Hindu masuk ia kemudian merubah sistem pertahanan menjadi kerajaan dan mengangkat dirinya menjadi raja.

Setelah wafat, Kudungga meneruskan kepemimpinannya kepada sang anak, yaitu Asmawarman. Asmawarman kemudian dinobatkan menjadi raja dan diberikan gelar Wangsakerta yang artinya “Pembentuk Keluarga”

Silsilah Raja-raja Kutai Martapura

Dalam sejarah, hanya ada lima nama raja yang tercatat sebagai raja yang memimpin Kerajaan Kutai Martapura. Tiga ada di aksara Prasasti Yupa, dan dua orang lagi terdapat dalam kitab Salasilah Raja dalam Negeri Kutai Kartanegara.

Sumber lain juga menyebutkan ada lebih dari 20 raja, namun tidak berdasarkan sumber sejarah yang autentik. Berikut raja-raja yang pernah memimpin Kerajaan Kutai Martapura:

1. Maharaja Kudungga

2. Maharaja Aswawarman

3. Maharaja Mulawarman

4. Maharaja Marawijaya Warman

5. Maharaja Gajayana Warman

6. Maharaja Tungga Warman

7. Maharaja Jayanaga Warman

8. Maharaja Nalasinga Warman

9. Maharaja Nala Parana Tungga

10. Maharaja Gadingga Warman Dewa

11.Maharaja Indra Warman Dewa

12. Maharaja Sangga Warman Dewa

13. Maharaja Candrawarman

14. Maharaja Sri Langka Dewa

15. Maharaja Guna Parana Dewa

16. Maharaja Wijaya Warman

17. Maharaja Sri Aji Dewa

18. Maharaja Mulia Putera

19. Maharaja Nala Pandita

20. Maharaja Indra Paruta Dewa

21. Maharaja Dharma Setia

Berdasarkan yang tertulis pada Prasasti Yupa, Kerajaan Kutai mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Raja Mulawarman.

Mulawarman disebut-sebut sebagai raja yang memiliki budi pekerti, baik, kuat, bahkan ia juga pernah mengadakan upacara persembahan 20.000 ekor lembu untuk kaum Brahmana yang bertempat di "Waprakecvara".

Waprakecvara adalah tempat suci yang merupakan sinkretisme antara kebudayaan Hindu dengan kebudayaan Indonesia.

Sebagai keturunan Aswawarman, Mulawarman juga melakukan upacara "Vratyastoma", yaitu upacara penyucian diri untuk masuk pada kasta Ksatria.

Pada masa pemerintahan Mulawarman, upacara penghinduan ini dipimpin oleh pendeta/kaum Brahmana dari orang Indonesia asli. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan intelektualnya tinggi, karena Bahasa Sanskerta bukanlah bahasa rakyat sehari-hari.

Selain itu, di bawah kekuasaan Raja Mulawarman kehidupan ekonomi kerajaan mengalami perkembangan pesat dari sektor pertanian dan perdagangan karena letaknya sangat strategis.

Sayangnya, Kerajaan Kutai mulai runtuh saat masa kepemimpinan Maharaja Dharma Setia. Ia diketahui meninggal dalam perang melawan raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Madapa.

Kerajaan Kutai Kertanegara berbeda dengan Kerajaan Kutai Marthadipura, sehingga Raja Aji mengambil alih kepemimpinan kerajaan Kutai dan beralih menjadi kesultanan Islam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement