Share

Pabrik Kertas Terbakar Hebat, Ternyata Tak Memiliki Hydrant

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 16 September 2022 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 519 2669214 pabrik-kertas-terbakar-hebat-ternyata-tak-memiliki-hydrant-AYH3v7SFiu.jpg Pabrik kertas yang terbakar hebat di Malang/ Foto: Avirista Midaada

MALANG - Pabrik kertas yang terbakar dahsyat di Malang ternyata tak memiliki hydrant atau sumber air. Padahal sebelumnya petugas dari Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang telah melakukan teguran dua tahun lalu.

"Saya cek dua tahun lalu saya sarankan pasang hydrant sampai kejadian ini saya lihat belum ada hydrant sama sekali," ucap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Goly Karyanto.

 BACA JUGA:Mendagri Terbitkan SE, Plt hingga PJ Kepala Daerah Boleh Berhentikan dan Mutasi ASN

Saat itu dirinya memang melakukan inspeksi di lokasi, sebagai langkah antisipasi adanya kebakaran. Pasalnya banyaknya bahan-bahan kimia seperti Thinner dan ratusan tumpukan kertas yang tersimpan.

"(Dari awal berdiri) Belum pernah kebakaran, baru pertama kali (kebakaran). Tetapi dua tahun yang lalu sudah saya inspeksi, saya ingatkan, untuk menyediakan hydrant, karena tahu bahwa ini pabrik kertas sangat rentan dengan kebakaran," terangnya.

 BACA JUGA:Diduga Kelelahan, Pengendara Tabrak Empat Mobil di Pemukiman Mewah Kelapa Gading

Sayang inspeksi yang dilakukan tim pencegahan kebakaran Kabupaten Malang tak membuahkan hasil. Hingga terbakar pada Jumat siang (16/9/2022) tadi tak ada hydrant yang terpasang. Alasannya karena pengadaan hydrant memerlukan alokasi anggaran cukup banyak.

"Memang biaya instalasi hydrant mahal, antara 500 juta sampai 1 miliar, tergantung luas pabriknya kapasitas pompa besar tangki penampungan air dan luas jangkauan," ungkap Goly kembali.

Akibat ketiadaan hydrant membuat petugas pemadam kebakaran gabungan kesulitan mencari sumber air untuk proses pemadaman air.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kesulitannya sumber air cukup jauh. Jadi air tidak boleh putus, harus continue, kalau air putus akan muncul sumber air lagi," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran dahsyat menghanguskan pabrik kertas CV Kurnia Jaya yang ada di Desa Pandalandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kebakaran dilaporkan terjadi sejak pukul 13.30 WIB, namun area pabrik yang terbakar cukup luas dan banyaknya bahan mudah terbakar membuat petugas mengerahkan 15 unit mobil Damkar gabungan.

Bahkan sudah hampir empat jam petugas belum berhasil menjinakkan api kendati di lokasi sempat turun hujan pada Jumat sore. Hingga pukul 18.40 WIB, petugas pemadam masih berupaya memadamkan api yang membakar pabrik di bagian gudang penyimpanan kertas.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini