Share

Baru Saja Jadi Raja Inggris, Charles Pecat 100 Stafnya

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 17 September 2022 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 17 18 2669624 baru-saja-jadi-raja-inggris-charles-pecat-100-stafnya-ftSUQRl5NA.jpg Raja Charles III/Doc: Reuters

JAKARTA - Baru saja diangkat menjadi raja Inggris, Charles III langsung memecat 100 orang yang selama ini bekerja untuknya. Tindakan Charles ini pun mendapatkan reaksi dari serikat pekerja layanan sipil, yang menganggap hal itu sebagai "tidak berperasaan".

Dilansir dari The Guardian, Sabtu (17/9/2022), sedikitnya 100 karyawan di bekas kediaman resmi Raja Charles, menerima pemberitahuan bahwa mereka bisa kehilangan pekerjaan setelah dia naik takhta.

 BACA JUGA:Positif Covid-19 Bertambah 2.078 Kasus, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi

Padahal mereka telah bekerja beberapa dekade dengannya di Clarence House, bekas kediaman resmi Charles di London ketika dia menjadi Pangeran Wales. Pemberitahuan pemecatan ini terkesan mendadak karena muncul hanya empat hari setelah wafatnya Ratu Elizabeth II pada Kamis (8/9/2022).

"Sementara beberapa perubahan di seluruh keluarga kerajaan sudah diperkirakan, ketika peran di seluruh keluarga kerajaan berubah, tapi skala dan kecepatan di mana ini telah diumumkan, tidak berperasaan secara ekstrem," kata Mark Serwotka, sekretaris jenderal Serikat Layanan Umum dan Komersial (PCS).

 BACA JUGA:Update Covid-19 Hari Ini: Positif 6.407.123 Orang, 6.221.389 Sembuh dan 157.884 Meninggal

Dia mengungkapkan bahwa PCS yang mewakili beberapa pekerja istana, berupaya untuk memastikan staf memiliki keamanan kerja secara penuh, dan terus mendukung staf kerajaan lainnya yang khawatir ancaman masa depan mereka.

Clarence House, yang terletak di sebelah Istana St James di pusat kota London, adalah kediaman resmi Pangeran Wales dan Duchess of Cornwall di London. Kantor Raja Charles III dan Camilla akan pindah ke Istana Buckingham setelah wafatnya Ratu Elizabeth II.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Pemberitahuan pemecatan itu menuai kecaman publik. Ahli penyakit kaki, Christhell Hobbs, 57, seorang tamu tetap di acara-acara kerajaan, mengatakan dia sedih dengan kabar ini, pasalnya para pekerja memiliki keluarga yang harus dihidupi.

"Banyak dari mereka telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun dan sekarang mereka diberi tahu, 'Kami tidak menginginkan Anda'. Anda harus manusiawi soal ini," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini