JAKARTA - Keberagaman budaya dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia, mampu menciptakan keberagaman yang cukup unik dari masing-masing daerahnya. Contohnya, seperti adanya perbedaan dalam penyebutan nama pada garis keturunan tiap daerah.
Salah satunya ada pada garis keturunan adat Jawa. Masyarakat Jawa yang kental dengan tradisi turun temurun yang dimilikinya, membuatnya tak mengherankan jika mereka akan menghapalkan garis keturunan baik dari atas maupun dari bawah.
Berikut ini urutan nama sebutan dalam garis keturunan masyarakat adat Jawa, dari anak, putu, buyut dan seterusnya.
Keturunan ke-1: Anak
Keturunan ke-2: Putu
Keturunan ke-3: Buyut
Keturunan ke-4: Canggah
Keturunan ke-5: Wareng
Keturunan ke-6: Udeg-udeg
Keturunan ke-7: Gantung siwur
Keturunan ke-8: Gropak Senthe
Keturunan ke-9: Debok Bosok
Keturunan ke-10: Galih Asem
Keturunan ke-11: Gropak Waton
Keturunan ke-12: Cendheng
Keturunan ke-13: Giyeng
Keturunan ke-14: Cumpleng
Keturunan ke-15: Ampleng
Keturunan ke-16: Menyaman
Keturunan ke-17: Menyo-menyo
Keturunan ke-18: Trah Tumerah