Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bikin Mahfud Meradang, Ini 5 Fakta Dana Otsus Papua Rp1.000,7 Triliun yang Dikorupsi

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 24 September 2022 |09:02 WIB
Bikin Mahfud Meradang, Ini 5 Fakta Dana Otsus Papua Rp1.000,7 Triliun yang Dikorupsi
Mahfud MD/Foto: MNC Portal
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti tingkat kemiskinan di Papua. Menurutnya, pemerintah sudah menggelontorkan dana otonomi khusus (Otsus).

Dana Otsus yang digelontorkan juga angkanya fantastis. Kata Mahfud, angkanya mencapai Rp 1.000,7 triliun. Namun dana tersebut dikorupsi oleh oknum disana.

 (Baca juga: Mahfud MD: Dana Otsus Papua Rp1.000,7 Triliun, Rakyatnya Tetap Miskin, Marah Kita!)

Okezone pun merangkum sejumlah fakta dana otsus yang menjadi bancakan oknum disana, Sabtu (24/9/2022).

1. Rakyat Papua Tetap Miskin

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut, rakyat Papua masih berada di bawah garis kemiskinan meskipun pemerintah telah menggelontorkan dana yang besar.

"Pemerintah itu selama Otsus itu jumlahnya Rp 1.000,7 triliun, itu tidak jadi apa-apa, rakyatnya tetap miskin. Marah kita ini," ujar Mahfud MD seusai kuliah tamu di Universitas Islam Malang (Unisma) pada Jumat (23/9/2022).

2. Dana Otsus Papua Sejak 2001

Pemerintah menggelontorkan dana otonomi khusus (Otsus) sejak tahun 2001 sejaj diberlakukannya UU Otsus.

"Negara menurunkan uang, rakyatnya tetap miskin. Rp1.000,7 triliun itu sejak tahun 2001 ada UU Otsus," ujar Menko Polhukam Mahfud MD.

3. Dana Otsus Rp500 Triliun Diberikan Sejak Pemerintah Gubernur Papua Lukas Enembe

Mahfud MD menyebut, sejak pemerintahan Gubernur Papua Lukas Enembe sudah ada Rp500 triliun dana Otsus yang digelontorkan pemerintah pusat untuk membangun Papua dan menyejahterakan rakyatnya. Namun, dana sebesar itu tak menghasilkan apapun dan membuat rakyat Papua masih berada di garis kemiskinan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement