Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah Kejadian Rudapaksa, Pemprov DKI Bakal Pasang CCTV di Sejumlah Titik Rawan

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Minggu, 25 September 2022 |02:00 WIB
Cegah Kejadian Rudapaksa, Pemprov DKI Bakal Pasang CCTV di Sejumlah Titik Rawan
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bakal menyiapkan CCTV atau kamera pengawas di sejumlah titik di Ibu Kota. Hal itu buntut kejadian rudapaksa bocah 13 tahun di lokasi prostitusi Taman Kota Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara.

Ariza menyebut pengadaan CCTV sebagai bentuk pencegahan kejadian rudapaksa terulang terutama di tempat-tempat rawan.

"DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro dan Kodam Jaya kita membangun ribuan CCTV diseluruh Jakarta itu salah satu upaya kita kedepan setiap tahun akan kita tambah kita tingkatkan CCTV di wilayah Jakarta. Ini juga membantu agar mengurangi terjadinya perbuatan yang tidak baik (rudapaksa)," kata Ariza kepada wartawan di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2022).

Ariza mengimbau permasalahan rudapaksa anak dibawah umur menjadi tugas bersama. Ia meminta warga untuk menjaga lingkungan sekitar terutama anak masing-masing agar tidak terulang.

Baca juga: Mitigasi Kebakaran Balai Kota, Wagub Ariza: Tak Ada Lagi Berkas Menumpuk di Meja

"Ya memang ini menjadi tugas kita bersama Jakarta yang cukup luas sekalipun padat penduduknya tentu masih ada saja tempat tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk hal yang tidak baik. Untuk itu perlu kesadaran kita bersama seluruh warga Jakarta untuk menjaga seluruh warga (khusus anak-anak) agar tidak terjadi seperti itu," ucap Ariza.

Baca juga: Viral Komplotan Maling Gasak Dua Motor Sekaligus, Aksinya Tak Sampai 10 Menit

Sebelumnya, kasus pemerkosaan ini bermula saat korban hendak pulang ke rumah dari sekolah. Di tengah perjalanan pulang, korban bertemu dengan empat pelaku di Hutan Kota Cilincing, Jakarta Utara.

Di tempat inilah para pelaku memaksa korban untuk dibawa ke sebuah tempat kosong di Hutan Kota, Cilincing, kemudian memperkosa secara bergilir. Kasus ini pun tengah menjadi sorotan publik karena korban dan pelaku masih sama-sama di bawah umur.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement