Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

China: AS Kirim 'Sinyal Berbahaya' Terkait Taiwan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 26 September 2022 |11:37 WIB
China: AS Kirim 'Sinyal Berbahaya' Terkait Taiwan
Menteri Luar Negeri Republik Rakyat China Wang Yi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken di sela Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, 23 September 2022. (Foto: Reuters)
A
A
A

Pernyataan Biden adalah pernyataannya yang paling eksplisit hingga saat ini tentang mengerahkan pasukan AS untuk mempertahankan Taiwan. Itu juga merupakan contoh terbaru dari penampilannya yang melampaui kebijakan "ambiguitas strategis" AS yang sudah berlangsung lama, yang tidak menjelaskan apakah Amerika Serikat akan menanggapi secara militer serangan terhadap Taiwan.

Gedung Putih bersikeras bahwa kebijakan Taiwannya tidak berubah, tetapi China mengatakan pernyataan Biden mengirim sinyal yang salah kepada mereka yang menginginkan Taiwan yang merdeka.

Dalam panggilan telepon dengan Biden pada Juli, pemimpin China Xi Jinping memperingatkan tentang Taiwan, dengan mengatakan "mereka yang bermain api akan binasa karenanya."

China melihat Taiwan sebagai salah satu provinsinya dan telah lama berjanji untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk melakukannya.

Pemerintah Taiwan sangat menentang klaim kedaulatan China dan mengatakan hanya 23 juta penduduk pulau itu yang dapat memutuskan masa depannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement