Share

Kesal Ponselnya Rusak, Pria Ini Tembakan Airsoft Gun di Pusat Perbelanjaan

Dede Febriansyah, MNC Portal · Selasa 27 September 2022 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 610 2675982 kesal-ponselnya-rusak-pria-ini-tembakan-airsoft-gun-di-pusat-perbelanjaan-muyrMHEXaP.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

PALEMBANG - Beraksi layaknya Koboi dengan menembakan senjata airsoft gun di salah satu pusat perbelanjaan di Palembang, Angga (32), warga Desa Cengal, Kecamatan Tulung Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Ilir Timur I Palembang.

Kapolsek IT I Palembang, Kompol Ginanjar Alya Sukmana mengatakan, bahwa kejadian tersebut berawal saat pelaku memperbaiki ponselnya di konter milik Nofi Hardi (47) yang berada di Internasional Plaza.

"Diduga pelaku merasa kecewa dan tidak puas, karena dari keterangan pelaku ke kita, bahwa software ponselnya sudah diganti, sehingga pelaku emosi," ujar Kompol Ginanjar, Selasa (27/9/2022).

Dijelaskan Kompol Ginanjar, pelaku yang kesal akhirnya terjadi cekcok mulut antara pelaku dan korban yang disertai terjadinya tembakan ke atas oleh pelaku satu kali menggunakan airsoft gun.

"Tak hanya melakukan penembakan ke arah atas konter dan pelaku juga melakukan pemukulan terhadap korban di bagian kepala," jelasnya.

Sementara itu, pelaku Angga mengakui perbuatannya yang telah menembakkan airsoft gun satu kali di konter korban, yang disertai aksi pemukulan.

"Saya emosi karena handphone itu sebelum di konter itu bagus, tapi setelah diservis handphone rusak. Padahal hanya minta memperbaiki lupa password handphone saja," terangnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pelaku Angga juga mengaku bahwa airsoft gun tersebut dibelinya seharga Rp4,5 juta di Perbakin dan telah memilikinya lima bulan terakhir.

"Saya membeli airsoft gun itu karena untuk berjaga diri saja, karena di daerah saya banyak begal dan baru satu kali itulah saya gunakan," jelasnya.

Atas ulahnya tersebut, pelaku akan kenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman pidana di atas lima tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini