Share

Polisi Pulangkan Seorang Pelaku yang Diduga Pengeroyok Juru Parkir di Semarang

Donny Tri Marendra, iNews · Rabu 28 September 2022 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 512 2676643 polisi-pulangkan-seorang-pelaku-yang-diduga-penggeroyok-juru-parkir-di-semarang-Fahoal8s0B.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEMARANG - Polisi pulangkan satu pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap Kukuh, seorang tukang parkir di Semarang, Jawa Tengah.

Polisi memulangkannya karena selain masih berstatus saksi, Budi Sarwono berdalih melakukan pembelaan diri atas serangan korban yang mengakibatkan luka di tangan dan pipinya.

Meski demikian, polisi akan tetap meneruskan berkas kasusnya hingga kejaksaan.

Sebelumnya, polisi mengamankan 4 pelaku atas tewasnya Kukuh, Budi Sarwono. Dia merupakan pengemudi ojol yang sempat berhadap-hadapan dengan korban.

Baca juga: Polisi Autopsi Jenazah Juru Parkir yang Tewas Dikeroyok Massa Ojol di Semarang

"Saat kejadian Budi berdalih melakukan pembelaan diri atas serangan yang dilakukan korban Kukuh yang mengakibatkan tangan dan pipinya terkana senjata tajam," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan, Rabu (28/9/2022).

Atas dasar pengakuan dan pemeriksaan, polisi masih menetapkan Budi Sarwono sebagai saksi.

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Tewas Dikeroyok Sopir Ojol di Semarang, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Sebelumnya, Tim DVI Polda Jawa Tengah dan inafis Polrestabes Semarang melakukan autopsi pada korban penganiayaan hingga tewas oleh puluhan ojol di Kota Semarang, Selasa 27 September 2022.

Adapun korban yang diketahui sebagai juru parkir itu dimakamkan di Pemakaman Kiai Genthawur Boja Kendal ini dibongkar untuk dilakukan autpsi guna mengetahui penyebab korban meninggal akibat luka di bagian kepala.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat ini polisi telah menangkap 3 pelaku penganiayaan.

Kapolsek Pedurungan Kompol Dina Novita mengungkapkan bahwa autopsi ini sengaja digelar untuk kepentingan penyelidikan dan mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.

"Saat ini telah menangkap 3 pelaku penganiayaan dan akan terus bertambah sesuai perkembangan penyelidikan," ujarnya, Rabu (28/9/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini