Share

4 Fakta Pesawat Singapore Airlines Dikawal 2 Jet Tempur, Ada Penumpang Ngaku Bawa Bom

Awaludin, Okezone · Jum'at 30 September 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 18 2677783 4-fakta-pesawat-singapore-airlines-dikawal-2-jet-tempur-ada-penumpang-ngaku-bawa-bom-2BUhlzT74k.jpg Pesawat Singapore Airlines (foto: dok Reuters)

PESAWAT maskapai Singapore Airlines harus dikawal 2 jet tempur, setelah salah satu penumpangnya mengaku membawa bom di tasnya. Tak hanya itu, penumpang tersebut juga telah menyerang awak kabin.

Berikut 4 Fakta penumpang pesawat maskapai Singapore Airlines yang mengaku membawa bom:


1. Ngaku Bawa Bom dan Serang Awak Kabin

Seorang penumpang pesawat maskapai Singapore Airlines ditahan Kepolisian Singapura lantaran menyerang awak kabin dan mengaku membawa bom di tasnya. Atas pengakuannya itu, sejumlah jet tempur pun dikerahkan untuk mengawal pesawat tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian setempat sebagaimana dilansir dari Straits Times, ancaman bom tersebut terjadi di dalam pesawat dengan nomor penerbangan SQ33, yang mengudara dari San Francisco, Amerika, menuju Singapura.


2. Sebanyak 2 Jet Tempur Dikerahkan Pemerintah Singapura

Kepolisian menerima laporan ancaman bom pada Rabu 28 September 2022 pukul 02.04 waktu setempat, dan langsung berkoordinasi dan mengerahkan jet tempur Singapura untuk mengawal pesawat tersebut. Pesawat pun dapat mendarat dengan selamat di Bandara Changi sekitar pukul 05.50 waktu setempat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!


3. Pesawat Dilakukan Pemeriksaan oleh Petugas di Bandara Changi

 

Setelah mendarat, pesawat itu pun langsung dibawa ke sebuah tempat untuk dilakukan pemeriksaan keamanan dari Kelompok Pertahanan Kimia, Biologi, Radiologi dan Bahan Peledak pada Angkatan Darat Singapura dan Divisi Kepolisian Bandara guna memverifikasi klaim tersebut.

"Ancaman itu kemudian diverifikasi sebagai palsu, dan orang yang mencurigakan telah ditangkap," tulis pernyataan Kementerian Pertahanan Singapura

4. Ancaman Palsu dan Belum Diketahui Motifnya

 

Kementerian Pertahanan Singapura tidak dijelaskan secara rinci apa motif dari pria yang merupakan warga negara asing tersebut. Pihak Singapura juga tidak mengungkap asal WNA itu. Kepolisian menyatakan pria itu ditangkap di bawah Regulasi 8 (1) Aturan (Langkah Anti-Terorisme) Perserikatan Bangsa-bangsa dan atas dugaan mengonsumsi obat-obatan terlarang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini