Vladimir Rogov, seorang pejabat di pemerintahan yang didirikan Rusia di wilayah Zaporizhzhia, menyalahkan serangan itu pada pasukan Ukraina.
"Dua puluh tiga orang tewas ... dalam serangan Ukraina terhadap konvoi mobil di pintu keluar ke bagian wilayah Zaporizhzhia yang dibebaskan," tulisnya di Telegram.
Kendaraan-kendaraan itu penuh sesak dengan barang-barang milik penumpang, selimut, dan koper.
Lembaran plastik menutupi tubuh seorang wanita dan pria muda di dalam mobil hijau. Seekor kucing mati tergeletak di sebelah pemuda di kursi belakang.
Dua mayat tergeletak di sebuah mini-van putih di depan mobil lain, jendelanya pecah dan sisi-sisinya dipenuhi pecahan peluru.
Mayat seorang wanita tua tergeletak di dekatnya, tas belanjaannya di sebelahnya.
Seorang wanita yang menyebut namanya sebagai Nataliya mengatakan dia dan suaminya telah mengunjungi anak-anak mereka di Zaporizhzhia.
"Kami kembali ke ibu saya yang berusia 90 tahun. Kami telah diselamatkan. Ini keajaiban," katanya, berdiri dengan suaminya di samping mobil mereka.
(Rahman Asmardika)