JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memberi perhatian khusus pada viralnya video yang menunjukkan oknum Polantas yang menilang mobil travel dan meminta uang sebesar Rp600 ribu.
Selain itu, sang oknum juga mengancam wanita yang merekam aksinya dengan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Politisi Partai Nasdem ini sangat menyayangkan bahwa sikap anggota polisi yang berani melakukan penyelewengan ketika tengah bertugas.
Karenanya, Sahroni meminta Divisi Propam untuk menindak tegas oknum tersebut.
“Kejadian seperti ini sangat disayangkan masih saja terjadi. Saya meminta Devisi Propam memberikan tindakan tegas terhadap oknum tersebut. Agar menjadi peringatan keras kepada seluruh anggota untuk tidak coba-coba melakukan penyelewengan,” ujar Sahroni kepada wartawan, Jumat (29/9/2022)
Legislator asal Tanjung Priok ini juga meminta agar setiap anggota memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang penuh terhadap profesi mereka sebagai penegak hukum guna menjaga kepercayaan rakyat.
“Kepada seluruh penegak hukum, sadari bahwa profesi saudara (penegak hukum) itu memiliki beban amanah yang sangat besar. Jangan coreng marwah institusi dan kepercayaan masyarakat karena tindakan-tindakan tak bertanggung jawab,” pintanya.
Selain itu, Sahroni menekankan pentingnya semua anggota Polri untuk bekerja secara jujur dan profesional.
“Tanamkan bahwa saudara sekalian harus bekerja secara jujur dan profesional. Hal seperti ini yang perlu disadari oleh setiap anggota penegak hukum,” tandas Sahroni.
(Natalia Bulan)