Share

Ayah Bejat Rudapaksa Anak Kandung Usia 8 Tahun dalam Keadaan Mabuk

Sigit Dzakwan, iNews · Senin 03 Oktober 2022 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 340 2679508 ayah-bejat-perkosa-anak-kandung-usia-8-tahun-dalam-keadaan-mabuk-tluTC60Pfk.JPG Ilustrasi/ Foto: BBC

PANGKALAN BUN - Seorang ayah tega memperkosa anak kandung yang masih berusai 8 tahun, saat sedang mabuk berat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Pelaku memperkosa anak kandungnya dua kali di sebuah toko.

Pelaku kini sudah ditangkap polisi dan diancam menggunakan UU Tindak Kekerasan Seksual terhadap Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Pelaku bernama Andreas Yonathan (37). Dia memperkosa anaknya pada 12 September 2022 di sebuah kios toko di Jalan Pasanah Pangkalan Bun.

Saat itu pelaku sedang mabuk berat di siang hari bolong usai menjemput anaknya sekolah. Ia memaang hanya tinggal berdua dengan sang anak lantaran sudah berpisah dengan istrinya. Saat sang anak berbaring lelah usai sekolah di dalam kios, pelaku menghampiri dan mulai melancarkan aksi bejatnya.

Korban dipaksa ayah kandungnya untuk berhubungan badan. Usai kejadian korban langsung lari ke rumah tetangga dan mengadukan kelakuan sang ayah dan kemudian tetangga pelaku langsung melapor ke polisi.

"Pelaku merupakan ayah kandung korban. Aksi pelaku dilakukan di bawah pengaruh minuman keras. KOrban mengadukan aksi pelaku ke tetangga, dan lalu melapor ke polisi," kata Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono, dikutip Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Berdasar pengakuan korban, pelaku sudah dua kali melakukan perbuatan bejat ini. Barang bukti yang berhasil diamankan 1 buah kaos lengan pendek dan 1 buah celana jeans pendek.

Dengan ini tersangka dikenakan pasal 82 ayat 2 Undang-Undang RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU No. 01 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 dengan ancaman 15 tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini