Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejumlah Faktor yang Membuat Presiden Soekarno Terpaksa Mengundurkan Diri

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 04 Oktober 2022 |06:00 WIB
Sejumlah Faktor yang Membuat Presiden Soekarno Terpaksa Mengundurkan Diri
Bung Karno (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

Pada 17 Agustus 1966, KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) melakukan pergerakan guna melengserkan pemerintahan Soekarno. Melansir jurnal YUPA: Historical Studies Journal (2019) bertajuk “TNI-AD dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dalam Kelengseran Soekarno Tahun 1965-1968”, KAMI menggelar kampanye anti Presiden Soekarno ketika ia menyampaikan pidato Jas Merah atau jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Pada dasarnya, Soekarno memprotes Keputusan MPRS yang beranggapan bahwa Supersemar merupakan pengalihan kekuasaan kepada Soeharto. Padahal, hanya mengalihkan wewenang guna memelihara keamanan. Sementara itu, KAMI menerbitkan deklarasi yang berbunyi Bung Karno tak dipercayai lagi dan sabotase terhadap Kabinet Ampera.

Sampai akhirnya, Presiden Soekarno menyerahkan kekuasaannya pada 22 Februari 1967 di Istana Merdeka. Sementara itu, MPRS melakukan sidang istimewa pada 7 hingga 12 Maret 1967. Dalam sidang tersebut, dihasilkanlah TAP MRPS No. XXXIII/MPRS/1967 yang memutuskan bahwa kekuasaan negara dari tangan Presiden Soekarno dicabut serta menarik mandat MPRS dari Soekarno. Dalam ketetapan itu, disebutkan pula bahwa Jenderal Soeharto diangkat sebagai Pejabat Presiden sampai terpilihnya Presiden oleh MPR berdasarkan hasil pemilu.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement