Menurut BPBA, banjir menyebabkan permukiman warga tergenang dan merendam sekitar 230 hektare lahan persawahan di wilayah Aceh Utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menangani dampak banjir serta mendata korban dan kerusakan akibat banjir.
"Kondisi terakhir, di sebagian lokasi air mulai surut," kata Ilyas.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa wilayah Provinsi Aceh sudah memasuki musim penghujan dan meminta warga mewaspadai kemungkinan terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor saat hujan deras turun.
Menurut BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin 0kencang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Simeulue, Aceh Singkil, Subulussalam, Sabang, Aceh Tamiang, Langsa, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Barat, dan Aceh Timur.
(Awaludin)