JAKARTA - North Atlantic Treaty Organization (NATO) atau juga disebut Pakta Pertahanan Atlantik Utara, adalah sebuah organisasi aliansi militer antar banyak negara. NATO ini dibentuk untuk mempertahankan Eropa Barat dari kemungkinan invasi Uni Soviet setelah Perang Dunia II.
Pada 4 Maret 1947, Traktat Dunkirk ditandatangani oleh Prancis dan Inggris sebagai Treaty of Alliance and Mutual Assistance, untuk mengantisipasi kemungkinan serangan oleh Jerman atau Uni Soviet setelah Perang Dunia II.
Pada 1948, aliansi ini diperluas untuk mencakup negara-negara Benelux, dalam bentuk Western Union, juga disebut sebagai Organisasi Perjanjian Brussel (BTO). BTO ini didirikan berdasarkan Perjanjian Brussel yang ditandatangani oleh Inggris, Prancis, dan anggota Benelux.
Baca juga: Misteri 'Pesawat Hantu' Jatuh di Laut Baltik, Jet Tempur NATO yang Mengintai pun Kebingungan
NATO didirikan bertujuan sebagai tanggapan atas ancaman yang ditimbulkan oleh Uni Soviet. Ini hanya sebagian benar. Faktanya, pembentukan Aliansi adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk melayani tiga tujuan yaitu, menghalangi ekspansionisme Soviet, melarang kebangkitan militerisme nasionalis di Eropa melalui kehadiran Amerika Utara yang kuat di benua itu, dan mendorong integrasi politik Eropa.
Baca juga: Hacker Bobol Produsen Senjata Eropa, Jual Data Rahasia NATO
Dikutip melalui Britannica.com bahwa Aliansi ini merupakan pertahanan kolektif tahun 1948 antara Inggris, Prancis, Belanda, Belgia, dan Luksemburg diakui tidak memadai untuk mencegah agresi Soviet pada tahun 1949 AS dan Kanada setuju untuk bergabung dengan sekutu Eropa mereka dalam aliansi yang diperluas. Sebuah struktur administrasi terpusat didirikan, dan tiga komando utama didirikan, berfokus pada Eropa, Atlantik, dan Selat Inggris (dibubarkan pada tahun 1994).
Masuknya Jerman Barat ke NATO pada tahun 1955 menyebabkan Uni Soviet membentuk Organisasi Perjanjian Warsawa yang berlawanan, atau Pakta Warsawa. Karena pasukan darat NATO lebih kecil daripada pasukan Pakta Warsawa, keseimbangan kekuatan dipertahankan oleh persenjataan superior, termasuk senjata nuklir jarak menengah.
Setelah pembubaran Pakta Warsawa dan berakhirnya Perang Dingin pada tahun 1991, NATO menarik senjata nuklirnya dan berusaha mengubah misinya. Ia melibatkan diri dalam konflik Balkan tahun 1990-an . Pasal 5 Perjanjian Atlantik Utara menyatakan bahwa serangan terhadap satu penandatangan akan dianggap sebagai serangan terhadap yang lain, dan pasal ini pertama kali digunakan pada tahun 2001 sebagai tanggapan atas serangan teroris 11 September terhadap AS.
NATO adalah Aliansi yang terdiri dari 30 negara anggota independen.
Negara Pendiri
1. Amerika Serikat
2. Belanda
3. Belgia
4. Britania Raya
5. Denmark
6. Islandia
7. Italia
8. Kanada
9. Luksemburg
10. Norwegia
11. Portugal
12. Prancis
Negara bergabung saat perang dingin
1. Yunani (1980)
2. Turki ( 1952)
3. Jerman barat( 1955)
4. Spanyol (1982)
Negara blok timur yang bergabung setelah perang dingin
1. Jerman timur (1990)
2. Ceko (1999)
3. Polandia (1999)
4. Bulgaria (2004)
5. Estonia (2004)
6. Latvia (2004)
7. Lithuania (2004)
8. Rumania (2004)
9. Slovenia (2004)
10. Albania (2009 )
11. Montenegro (2017)
12. Makedonia Utara (2020)
13. Finlandia (2022)
14. Swedia (2022)
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.