Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kepala BNPB: Segera Mengungsi Jika Hujan Lebih 1 Jam, Jarak Pandang 50 Cm

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |16:09 WIB
Kepala BNPB: Segera Mengungsi Jika Hujan Lebih 1 Jam, Jarak Pandang 50 Cm
Ilustrasi/ Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengimbau kepada masyarakat untuk segera mengungsi jika terjadi hujan lebih dari 1 jam dan jarak pandang 50 meter. Hal ini bisa menjadi tanda akan terjadinya banjir bandang.

“Masyarakat di sekitar lereng, dataran rendah jika terjadi hujan lebih dari 1 jam, saya ulangi kalau hujan berturut-turut lebih dari 1 jam, kemudian jarak pandang 50 cm tidak terlihat itu sudah merupakan tanda-tanda akan terjadinya banjir bandang atau akan terjadinya air dari hulu menuju hilir,” imbau Suharyanto saat Rapat Koordinasi Nasional BNPB-BPBD Untuk Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Senin (10/10/2022).

 BACA JUGA:Menegakkan Hukum yang Bekeadilan dalam Tragedi Kanjuruhan

“Kalau itu apabila terjadi seperti ini segera keluar dari rumah, tinggalkan tempat, tinggalkan medan yang aman yang lebih tinggi. Ini kalau kita tidak berikan informasi kepada masyarakat apalagi kalau terjadinya hujan di malam hari, di subuh gitu kan, nah ini masyarakat tidak waspada, menganggap tidak terjadi apa-apa tiba-tiba bencana datang dalam waktu yang cepat,” papar Suharyanto.

Pada kesempatan itu, Suharyanto juga meminta agar TNI Polri menjadi garda terdepan yang sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat menghadapi kondisi-kondisi siaga, kondisi-kondisi menghadapi bencana.

 BACA JUGA:Razia Pelajar SMP di Luar Sekolah saat Jam Pelajaran, Polisi Temukan Kondom

“(TNI/Polri) harus meningkatkan patroli dan operasi khususnya di daerah-daerah masyarakat yang tinggal di pinggir sungai, itu mungkin dilihat dari pengalaman hulunya sudah tidak bisa menampung atau daya dukung alam terhadap hujan sudah tidak mampu lagi, ini mohon melaksanakan kegiatan patroli pengintaian, pengumpulan keterangan, kalaupun melaksanakan evaluasi khususnya kepada masyarakat masyarakat yang tinggal di daerah-daerah bahaya. Jangan sampai setelah kejadian baru kita beraksi,” katanya.

Selain itu, Suharyanto mengatakan BPBD juga tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi bencana. “Jangankan BPBD, unsur-unsur yang mempunyai personil yang banyak pun misalnya seperti TNI-Polri itu pun tidak akan bisa bekerja sendiri sehingga perlu ditingkatkan koordinasi secara sinergis.”

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement