Belanda memasukkan Soekarno ke Penjara Sukamiskin di Bandung pada 29 Desember 1929. Dalam pembelaannya berjudul Indonesia Menggugat, Soekarno menunjukkan kemurtadan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju itu. Pembelaannya tersebut membuat Belanda semakin marah. Sehingga pada Juli 1930, PNI dibubarkan. Kemudian Soekarno bebas pada tahun 1931, lalu bergabung dengan Partai Indonesia sekaligus menjadi pemimpin.
4. Pengusaha
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Soekarno mendirikan sebuah biro teknik dan arsitektur pada tahun 1926 di Bandung. Soekarno mendirikan biro tersebut bersama Ir Anwari, teman sekelasnya saat di Technische Hoge School (kini ITB).
Biro teknik dan arsitekturnya menerima pekerjaan yang berkaitan dengan perancangan berbagai macam bangunan, seperti masjid, rumah, jembatan, gudang, dan pabrik. Masjid PP Persis Bandung adalah salah satu karya yang pernah dibuat oleh Soekarno. Untuk mempromosikan biro tekniknya, Soekarno memasang iklan melalui Koran Sipatahoenan. (Risa Maharani Putri – Litbang MPI)
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.