Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jakarta Recycling Center, Paradigma Baru Pengelolaan Sampah

Yaomi Suhayatmi , Jurnalis-Rabu, 12 Oktober 2022 |12:48 WIB
Jakarta Recycling Center, Paradigma Baru Pengelolaan Sampah
Jakarta Reycycle (JRC) sebagai pemisah sampah organik dan non-organik sehingga dapat didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomis. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
A
A
A

JAKARTA-Sebagai pusat edukasi sadar sampah, Jakarta Recycle Center (JRC) berhasil mereduksi sampah yang dibawa ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. JRC hadir sebagai pemisah sampah organik dan non-organik, yang kemudian dipindahkan ke ruang penyimpanan materi agar dapat didaur ulang.

Saat ini, sudah ada 10-13% dari rumah tangga di DKI Jakarta yang rutin mendaur ulang sampah. Kehadiran JRC kini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta. "JRC ini sangat bagus, karena kami sebagai warga dididik untuk memilah sampah dari dalam rumah," kata Hellen, warga Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dalam akun YouTube Pemprov DKI Jakarta.

Hellen berharap, program strategis JRC tetap dijalankan, sehingga daur ulang sampah bisa terus berlanjut. Dengan demikian, warga Jakarta dapat memetik hasil dari pengelolaan sampah rumah tangga, seperti pupuk.

Program JRC dilaksanakan berdasarkan Minutes of Meeting (MoM) antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Japan International Cooperation Agency (JICA), yang diturunkan dalam Project Design Matrix (PDM) antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Pemerintah Kota Osaki di Kagoshima Prefecture, Jepang, dan So Recycle Center (SRC) Jepang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Jakarta untuk mengubah paradigma baru mengenai sampah. Sampah kini tidak lagi dipandang sebagai barang tak berguna, tapi bisa dijadikan barang bermanfaat.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement