JAKARTA- 4 alasan mengapa Ibukota Indonesia harus pindah ke luar Pulau Jawa menarik untuk dibahas. Rencana untuk memindahkan Ibukota Indonesia ke Kalimantan Timur rupanya telah direalisasikan.
Meski pemindahan ibukota negara tak semudah membalikan telapak tangan, namun hal ini harus dilakukan. Presiden Joko Widodo menyatakan jika beban Jakarta dan Pulau Jawa sudah begitu berat.
Nah, berikut adalah 4 alasan mengapa Ibukota Indonesia harus pindah ke luar Pulau Jawa dirangkum dari berbagai sumber:
1. Banjir di DKI Jakarta
Permasalahan banjir di DKI Jakarta sudah tidak mampu ditangani dengan metoda National Capital Integrated Development (NCICD). Padahal cara itu merupakan upaya pemulihan lingkungan atau environmental remediat.
Sedangkan untuk permasalahan lain yang tidak kalah pentingnya adalah sungai. Sebab, ada 13 sungai yang ada di Jakarta kemungkinan besar tidak akan bisa mengalir ke laut meskipun telah dilakukan normalisasi, kecuali dibuat tanggul-tanggul yang lebih tinggi.
Untuk air minum juga bermasalah karena masyarakat terus menyedot air tanah.
2. Pulau Jawa sudah sangat padat
Pulau Jawa menjadi pulau terpadat di Indonesia dengan jumlah penduduknya mencapai 56,56% dari total keseluruhan penduduk Indonesia. Sedangkan di pulau lain persentasenya kurang dari 10 persen, kecuali Pulau Sumatera yang persentasenya mencapai 21,76%. Sedangkan Maluku dan Papua memiliki persentase paling sedikit, yaitu 2,72%.
3. Aktivitas ekonomi yang mendominasi Pulau Jawa
Konsentrasi aktivitas ekonomi di Pulau Jawa terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia atau Produk Domestik Bruto (PDB) sangat mendominasi. Sedangkan pulau-pulau lain tertinggal.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 menyatakan Pulau Jawa berkontribusi sebesar 58,49% dengan 20,85% di antaranya disokong oleh Jabodetabek.
Karena alasan inilah Presiden Jokowi ingin menghapuskan istilah Jawasentris agar perekonomian di wilayah lain bisa lebih maju.
4. Krisis air
Salah satu yang menjadi perhatian pemerintah adalah munculnya krisis air bersih di sebagian besar daerah di Pulau Jawa. Hanya wilayah Gunung Salak hingga Ujung Kulon yang masih memiliki ketersediaan air bersih yang sehat.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.