Untuk sekarang, Muhammadiyah memiliki 119 rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jika digabungkan dengan klinik, maka jumlahnya lebih dari 500.
“Ini yang memang coba kita terus usahakan,” kata Abdul Mu’ti dalam program Special Dialogue Okezone bertemakan "Muhammadiyah Say No to Money Politic Jelang Muktamar".
Abdul Mu’ti juga menyebutkan dalam bidang ekonomi, ada beberapa Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dan Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM).
Selain itu, ada unit bisnis yang profitable, misalnya pom bensin, supermarket, minimarket, dan berbagai layanan ekonomi yang dikembangkan oleh daerah-daerah dan cabang Muhammadiyah.
"Ini sekedar menyebut saja angka-angka itu. Tetapi semuanya bukan untuk menumpuk kekayaan karena Muhammadiyah adalah organisasi non-profit tetapi semua pelayanan itu kami berikan untuk masyarakat dan kehadiran kami adalah kehadiran yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," jelasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.