Share

Rumah Tangga di Uni Eropa Buang Sampah Makanan 70 Kg per Orang pada 2020

Susi Susanti, Okezone · Kamis 27 Oktober 2022 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 18 2695860 rumah-tangga-di-uni-eropa-buang-sampah-makanan-70-kg-per-orang-pada-2020-5RtwDq0LWQ.jpg Rumah tangga di Uni Eropa membuang 70 kg sampah makanan per orang pada 2020 (Foto: Antara/Reuters)

LONDON - Kantor statistik blok ekonomi Uni Eropa (UE) pada Selasa (25/10/2022), mengatakan rumah tangga di UE membuang 70 kilogram sampah makanan per orang pada 2020.

Jumlah itu menyumbang lebih dari setengah sampah makanan di 27 negara anggota EU.

Eurostat dalam laporan pertamanya soal sampah makanan, menyatakan total makanan terbuang di EU mencapai 127 kg per penduduk pada tahun yang sama.

Dikutip Antara, kawasan itu diperkirakan memiliki populasi 447,7 juta jiwa pada awal 2020.

Baca juga: Tamu Juga Harus Sadar Diri, Begini Cara Kemenparekraf Kurangi Sampah Makanan di Hotel 

Menurut organisasi pangan dan pertanian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), sampah makanan secara global menyumbang 8-10 persen dari total emisi gas rumah kaca, Persoalan sampah makanan masih menjadi tantangan di EU dan seluruh dunia.

Baca juga: Mentan Sebut Sampah Makanan Jadi Ancaman Selain Krisis Pangan Global

Eurostat mengatakan rumah tangga bertanggung jawab atas 55 persen total makanan terbuang di UE selama tahun pertama pandemi Covid-19. Sedangkan sisanya 45 persen dihasilkan dalam tahap-tahap lain pada rantai pasokan makanan.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Penyumbang terbesar berikutnya adalah industri makanan dan minuman (23 kg/orang) dan produksi primer (14 kg/orang).

Kedua sektor itu adalah sektor strategis untuk mengurangi kerusakan makanan, seperti menggunakan bagian terbuang untuk dijadikan produk sampingan, kata Eurostat.

Restoran dan jasa boga menyumbang 12 kg sampah makanan per orang pada 2020, atau 9 persen dari total makanan terbuang di EU.

Sedangkan sektor ritel dan distribusi pangan lainnya menyumbang paling sedikit.

Eurostat menyatakan dampak penguncian wilayah selama pandemi Covid-19 terhadap kedua sektor itu masih dianalisis.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini