Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Para Pekerja yang Meninggalkan Pekerjaan Impian Demi Kenyamanan Hidup

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 31 Oktober 2022 |12:31 WIB
Cerita Para Pekerja yang Meninggalkan Pekerjaan Impian Demi Kenyamanan Hidup
Ilustrasi pekerjaan impian (Foto: Reuters/seekajob.in)
A
A
A

“Banyak orang berkata, Saya menginginkan kebebasan, kebebasan dari jam kerja sembilan pagi ke jam lima sore.' Jadi, ketika mereka mendapatkan pekerjaan yang keren dan mereka menyadari, Ya Tuhan, tidak ada kebebasan di sini. Saya harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan penghasilan sebanyak yang saya lakukan sebelumnya,” paparnya.

Bagi sebagian orang, katanya, pindah ke pekerjaan yang lebih tradisional dan meninggalkan pekerjaan impian bisa membebaskan. Hal itulah yang dialami Josh Mansker delapan tahun lalu.

Mansker menghabiskan empat tahun di teater AS, bekerja sebagai desainer pencahayaan dan suara, karier yang berusaha dia raih setelah setelah menemukan komunitas "anak-anak teater" di sekolah menengah.

Namun, pada usia 23 tahun, dia frustrasi karena dia dan orang lain seperti dia tidak mendapatkan upah banyak. “Saya melihat rekan kerja yang berusia 30-an dan 40-an, dan mereka semua benar-benar berjuang secara finansial, berjuang untuk memiliki keluarga, yang merupakan sesuatu yang penting bagi saya,” katanya.

Mansker membuat keputusan sulit untuk meninggalkan pekerjaan impiannya dan melatih keterampilan lagi. Sekaran, dia bekerja di Toronto, Kanada sebagai guru sekolah menengah, dan dibayar lebih dari yang pernah dia dapatkan di teater.

“Saya mendapatkan semua keuntungan menjadi guru dan gaji yang besar,” ujarnya.

“Gaji guru biasanya sangat buruk, tetapi di Ontario tidak,” lanjutnya.

Pekerjaan itu juga menyelaraskan jadwal kerjanya dengan istrinya yang juga seorang guru, yang berarti pasangan itu bisa menghabiskan waktu liburan bersama selama musim panas.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement