Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hakim ke Susi ART Sambo: Mana yang Benar, Keterangan BAP atau Sidang?

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Senin, 31 Oktober 2022 |13:28 WIB
Hakim ke Susi ART Sambo: Mana yang Benar, Keterangan BAP atau Sidang?
Susi, ART Ferdy Sambo jadi saksi di persidangan (Foto : MPI)
A
A
A

JAKARTA - Hakim majelis hakim mempertanyakan kebenaran Susi ART Ferrdy Sambo soal keterangannya, mana yang benar antara keterangannya di BAP atau dalam persidangan ini, khususnya tentang Brigadir J atau Nofriansyah Yosua yang sempat mengangkat tubuh Putri Candrawathi saat dia tengah sakit.

Pertanyaan itu diajukan hakim pada Susi lantaran ada perbedaan keterangannya.

Hakim awalnya meminta Susi menjelaskan peristiwa yang terjadi di rumah Magelang, saat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi belum merayakan hari jadi pernikahannya tersebut. Pada tanggal tersebut, dia saat malam hari tengah beres-beres dapur, Putri lantas turun dan beristirahat di sofa depan televisi dan memintanya memanaskan air.

"Terus (Putri) nanya Om Kuwat mana, saya jawab siap bu, ada Bu. Habis itu saya panggil Om Kuwat, Om Kuwat masuk, saya kembali ke dapur, Om Kuwat duduk di lantai dekat ibu," ujar Susi di persidangan, Senin (31/10/2022).

Dia lantas kembali ke dapur untuk beres-beres, tak kama Brigadir J keluar ke arah kamar dan mendagangi Putri hendak mengangkatnya ke atas, hanya saja belum sempat diangkat. Hakim pun heran mengapa sampai Susi saat itu tahu Brigadir J hendak mengangkat tubuh Putri dari sofa depan televisi padahal kala itu Susi mengaku di dapur.

"Kan Om Kuwat masih sama ibu, datanglah Om Josua, habis itu saya jalan ke arah ibu," tutur Susi.

"Yang datang di situ siapa?" tanya hakim.

"Om Kuwat sama Ibu. Richard dan Ricky belum ada. Habis itu Om Josua sempat mau mengangkat ibu, Om Kuwat penging (melarang) gitu kan, tapi belum (sempat dingkat)," jawab Susi.

"Belum sempat mengangkat atau sudah sempat diangkat? Di BAP kamu bilang begini ceritamu 'Jam 22 WIB Bu PC, saya, Richard, Kuat, Nofriansyah sedang berkumpul di ruang keluarga'. Jadi yang mana yang benar?" tanya hakim.

Hakim mengulangi, di BAP, Susi mengaku melihat Brigadir J mengangkat tubuh Putri Candrawathi bersama Kuat dan Bharada E atau Richard, yang mana membuat ketiganya pun kaget. Bahkan, Bharada E berkata 'jangan gitu lah bang, itu kan ibu, bukan orang lain' ke Brigadir J.

Susi lantas menjawab, Brigadir J belum sempat mengangkat tubuh Putri lantaran dia dilarang terlebih dahulu oleh Kuat. Alhasil, hakim pun mempertanyakan mana keterangan Susi yang benar, apakah di BAP ataukah di persidangan lantaran di BAP Susi mengaku Brigadir J sudah mengangkat tubuh Putri hingga membuatnya kaget, sedangkan saat memberikan keterangannya di persidangan saat ini, Susi mengaku Yosua belum sempat mengkat Putri.

"Gimana, sempat diangkat tidak?" tanya hakim.

"Belum, tetapi sama om Kuat di penging (dilang). Om jangan angkat-angkat ibu," jawab Susi.

"Kenapa kamu bilang di BAP Josua sudah angkat Bu PC?," tanya hakim lagi.

"Tidak, saya pikirannya di BAP itu belum ingat pasti ya," jawab Susi lagi.

"Jadi, mana yang benar, BAP apa saat ini?" cecar hakim.

Apakah kamu cabut semua keterang kami di BAP? Saya bilang kalau bohong itu konsisten, terjebak sendiri kan saudara, maka mana yang bohong, di BAP atau saat ini?," tanya hakim lagi.

"Yang di BAP, soalnya Kuat menyuruh saya memapah ibu, saya memapah ibu ke lantai dua," kata Susi.

"Di BAP bohong?," tanya hakim lagi.

"Tidak bobong, saya pikirannya lagi ini," kata Susi.

"Enggak, saat ini juga pikiran saudara kacau karena banyak sekali bohong yang tampak," tegas hakim.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement