Share

Melihat Rumah yang Terletak di Dua Negara daerah Pulau Sebatik, Ada Dua Ruangan Berbeda

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Kamis 03 November 2022 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 03 18 2699954 melihat-rumah-yang-terletak-di-dua-negara-daerah-pulau-sebatik-ada-dua-ruangan-berbeda-XJpRzuYEyt.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

JAKARTA- Melihat rumah yang terletak di dua negara daerah Pulau Sebatik yang sempat viral. Jika mengingat beberapa waktu lalu memang sempat santer beredar video terkait bangunan rumah yang ada di Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Rumah tersebut disebut-sebut sebagai Rumah Dua Negara. Bagaimana tidak, letaknya bangunan hunian tersebut memang berada di dua negara, yakni bagian tengah hingga depan rumah ini masuk dalam wilayah Republik Indonesia dan sebagian lagi untuk dapur dan halaman belakang masuk wilayah Malaysia.

Adapun, Pulau Sebatik ini merupakan pulau kecil yang berada di perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Pulau Sebatik ini termasuk dalam wilayah administratif kecamatan Sebatik, yakni kecamatan paling timur di kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Pemilik rumah di antara dua negara ini bernama Mappangara. Mengapa dikatakan rumah di antara dua negara, karena rumah ini memiliki ruang tamu masuk di wilayah Indonesia, sedangkan dapurnya ada di wilayah Malaysia.

Rumah di antara dua negara ini berbentuk rumah panggung yang material bangunannya didominasi oleh kayu. Mappangara pemilik rumah ini mengaku telah menempati rumah tersebut sejak tahun 2000.

Rumah ini cukup mudah untuk dikenali, sebab bagian depan rumah bercat merah putih dan terdapat spanduk bertuliskan ‘Rumah Perbatasan Patok 3’. Bangunan berbentuk rumah panggung tersebut juga bersebelahan dengan Pos TNI AD Dalduk Aji Kuning.

Saat masuk ke dalam rumah, para pengunjung akan merasakan perbedaan antara bagian Indonesia dan Malaysia yang direpresentasikan melalui interior rumah. Pada bagian ruang tamu, diketahui terdapat foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, serta buku-buku berbahasa Indonesia.

Sedangkan untuk area dapur dan bagian belakang rumah, interior berubah dengan dinding bercat hijau, hiasan Baju Kurung Melayu, serta foto-foto perdana menteri Malaysia dan juga foto Raja dan Ratu Malaysia.

Meski berada di dua negara, seluruh bagian dari Rumah Dua Negara ini telah masuk ke dalam wilayah Republik Indonesia. Hal ini didasari kesepakatan terkait perbatasan darat antara Indonesia dan Malaysia di wilayah Kabupaten Nunukan, Kaltara, pada 2019 lalu.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah menyepakati dan menetapkan 13 patok perbatasan utama. Berdasarkan kesepakatan tersebut, terdapat sejumlah rumah warga yang mulanya masuk dalam wilayah Malaysia, kini masuk dalam wilayah Indonesia, termasuk rmah dua negara.

Saat bertandang di Pulau Sebatik ini, para wisatawan tak hanya bisa bertandang ke Rumah Dua Negara saja, melainkan kawasan lain.

Sebab, tak jauh dari hunian unik ini, para wisatawan juga dapat berkunjung melihat Patok Perbatasan 2 Indonesia-Malaysia sekaligus belajar lebih jauh dari para tentara penjaga perbatasan mengenai perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini