Share

Sekelompok Orang Diduga Polisi Serang Perawat dan Sekuriti RS di Medan

Said Ilham, iNews · Senin 07 November 2022 01:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 07 608 2702095 sekolompok-orang-diduga-polisi-serang-perawat-dan-sekuriti-rs-di-medan-DgMviznbXb.jpg Penyerangan RS Bandung di Medan, Sumut (Foto: Tangkapan layar CCTV/Said Ilham)

MEDAN - Sekelompok orang diduga oknum polisi melakukan penyerangan terhadap perawat dan sekuriti Rumah Sakit Bandung Jalan Mistar, Medan, Sumatera Utara. Akibat penyerangan yang terjadi di halaman rumah sakit milik seorang anggota DPRD Sumut itu, seorang perawat mengalami luka parah dan kini dirawat instensif di rumah sakit tersebut.

Penyerangan yang dilakukan sekelompok orang diduga oknum polisi itu terjadi pada Minggu 6 November 2022 subuh sekitar pukul 5.00 WIB di halaman rumah sakit. Beberapa sekuriti dan perawat menjadi korban penyerangan sekelompok orang yang diduga oknum polisi tersebut.

BACA JUGA:Polisi Tangkap 2 KKB Pelaku Penyerangan TNI dan Trans Papua Barat 

Kondisi terparah dialami seorang perawat bernama Wanda, hingga dirinya kini mendapat perawatan secara intensif di rumah sakit milik Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut dan juga anggota DPRD Sumut itu.

Wanda mengalami pengeroyokan sekelompok orang yang diduga oknum polisi berjumlah 8 orang. Sekujur tubuh Wanda diinjak-injak dan kepala dipukul hingga membuat dirinya sempat pingsan.

Kejadian ini bermula saat Wanda perawat di rumah sakit itu/menerima telepon dari rekannya seorang perawat wanita Rumah Sakit Bandung pada pukul 4 pagi yang menyampaikan dirinya sedang disekap dan dikunci dari luar kamar di hotel Jalan Gajah Mada Medan. Kuncinya dipegang oleh sepupunya yang juga sedang menginap bersebelahan kamar dengannya.

BACA JUGA:Polisi Rilis 12 DPO Penyerangan Pekerja Jalan Trans Papua Barat, Seorang Pelaku di Bawah Umur 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebagai teman, Wanda pun mendatangi hotel tersebut. Namun, Wanda kesulitan membuka pintu kamar karena kuncinya dipegang sepupu perawat wanita tersebut yang menginap dengan seorang oknum polisi di kamar sebelah.

Akhirnya Wanda mendatangi petugas hotel hingga akhirnya oknum polisi yang menginap di kamar sebelah bersama sepupunya perawat yang sedang terkunci keluar kamar. Sempat terjadi keributan, namun setelah mengetahui yang dihadapi Wanda adalah polisi, ia pun kembali ke rumah sakit.

Satu jam kemudian, sekitar pukul 5 subuh, sebanyak 8 orang yang diduga oknum polisi mendatangi rumah sakit tempat Wanda bekerja lalu menganiaya perawat dan sekuriti di rumah sakit.

Setelah puas dengan pengeroyokan tersebut, sekelompok orang itu kemudian membubarkan diri. Namun, satu jam kemudian sekitar jam 6 pagi, tiga orang diduga oknum polisi sambil menunjukkan pistol ke sekuriti datang kembali ke rumah sakit untuk menjemput Wanda.

Namun, karena mengetahui rumah sakit itu milik seorang anggota DPRD Sumut dan juga bendahara PDI Perjuangan Sumut, akhirnya tiga orang oknum polisi itu membubarkan diri.

Pemilik rumah sakit yang juga anggota DPRD Sumut dari PDIP, Meriahta Sitepu tidak terima dengan penyerangan perawat dan sekuriti di rumah itu dan melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

Kejadian ini sempat membuat syok dan trauma perawat dan sekuriti di rumah sakit itu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini