PAKISTAN - Menteri Dalam Negeri Pakistan Rana Sanaullah pada Selasa (8/11/2022) mengatakan bukti menunjukkan seorang jurnalis terkemuka Pakistan menjadi korban pembunuhan berencana di Kenya, bukan korban salah tembak.
Kendati demikian, dia mengatakan masih memerlukan informasi lebih banyak mengenai insiden itu.
"Kematian Arshad Sharif bukan kasus salah identitas - saya bisa katakan, dan berdasarkan bukti sejauh ini, itu adalah pembunuhan terarah,” terangnya, dikutip VOA.
Baca juga: Jurnalis Terkenal Pakistan Ditembak Mati Polisi di Kenya, Penyelidikan Digelar
"Kami masih harus mengumpulkan lebih banyak [bukti] untuk mengonfirmasi semua ini ... dan kami telah meminta lebih banyak data kepada pemerintah Kenya," tambahnya.
Baca juga: Bentrokan Massa dengan Polisi Israel di Pemakaman Jurnalis Al Jazeera, Belasan Orang Terluka
Juru bicara polisi Kenya, Bruno Shioso, menolak menanggapi komentar menteri itu terkait kematian jurnalis TV Arshad Sharif, yang ditembak mati pada 23 Oktober lalu di luar ibu kota, Nairobi.