Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Jenderal Kepercayaan Soeharto, Nomor 1 Ali Moertopo

Alifia Gita Riani , Jurnalis-Sabtu, 12 November 2022 |05:04 WIB
4 Jenderal Kepercayaan Soeharto, Nomor 1 Ali Moertopo
Ali Moertopo (Foto: Istimewa)
A
A
A

DI masa kepemimpinannya, Soeharto memiliki sejumlah orang kepercayaan yang merupakan jenderal di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mereka menjadi andalan bagi Soeharto untuk menjaga kekuasaan di masa Orde Baru.

Berikut beberapa Jenderal TNI yang menjadi kepercayaan Soeharto.

1. Ali Moertopo

Letnan Jenderal Ali Moertopo merupakan seorang tokoh intelijen dan politikus Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan III serta Deputi Kepala dan Wakil Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara. Ali adalah orang kepercayaan dan andalan Soeharto yang ahli dalam berstrategi.

Di masa Orde Baru, Ali melakukan modernisasi pada badan intelijen negara setelah peristiwa 1965. Ia aktif dalam operasi-operasi intelijen dengan nama Operasi Khusus (Opsus) yang terutama ditujukan untuk menghancurkan lawan-lawan politik pemerintahan Soeharto. Namanya dikenal sebagai salah seorang yang turut mendirikan CSIS atau Center of Strategic and International Studies pada 1971, yang merupakan lembaga think tank pemerintahan Orde Baru.

2. LB Moerdani

Leonardus Benny (LB) Moerdani merupakan sosok prajurit pemberani sehingga menjadi legenda di dunia militer dan intelijen Indonesia. Jenderal Benny Moerdani juga menjadi salah satu jenderal TNI kepercayaan Soeharto. Bahkan ia dijuluki sebagai anak emas Soeharto. Pria kelahiran 2 Oktober 1932 ini pernah menjabat Menteri Pertahanan dan Keamanan periode 1988 sampai 1993.

Meski dekat dengan Soeharto, Benny Moerdani termasuk pejabat negara yang berani “mengusik” kekuasaan Soeharto. Ia pernah mengingatkan Soeharto terkait masa kekuasaannya yang sudah terlalu lama. Hal ini ia sampaikan karena ia mengenal bagaimana kondisi di lapangan. Namun, nasihat yang disampaikan oleh Benny tidak didengar oleh Soeharto, hngga akhirnya Soeharto terpaksa harus lengser dengan cara yang menyakitkan melalui demo besar-besaran pada Mei 1998.

3. Sudomo

Sudomo juga salah satu orang kepercayaan Soeharto, yang sudah lama mengenalnya. Keduanya bersama-sama terlibat dalam operasi Trikora. Saat itu, Soeharto yang berpangkat mayor jenderal, menjabat Panglima Mandala. Sementara Soedomo berada langsung di bawah Soeharto, sebagai pemimpin seluruh kekuatan matra laut. Semasa kepemimpinan Soeharto, Sudomo menempati sejumlah posisi penting.

Pada 1978, ia diangkat sebagai Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (PangKopkamtib). Kemudin, Sudomo menjadi Wakil Panglima ABRI. Di kementerian, ia pernah diangkat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Terakhir, ia menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) hingga tumbangnya Orde Baru di tahun 1998.

4. Yoga Sugama

Yoga Sugama merupakan salah satu jenderal yang terkenal di masa Soeharto. Ia juga berada di lingkaran dekat Soeharto sebagai orang kepercayaannya. Ia pernah menjabat sebagai Kepala BAKIN atau Badan Koordinasi Intelijen Negara era 1980-an. Yoga berkenalan dengan Soeharto pada saat ia menjadi Asisten Kodam Diponegoro.

Sejak itu, ia semakin dengan dekat Soeharto. Sebagai orang kepercayaan, Yoga berani untuk memberikan informasi mengenai intelijen secara terbuka tanpa ada yang ditutupi. Keberaniannya juga tampak saat ia menyarankan Soeharto untuk mundur dari jabatannya sebagai presiden. Hal ini dilakukannya sebelum pemilu 1988, berdasarkan hasil analisisnya. Namun, Soeharto bersikukuh hingga berhasil memenangi pemilu dan melanjutkan kekuasaannya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement