Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hujan Lebat hingga Gelombang Tinggi, BMKG Minta Masyarakat Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94S

Widi Agustian , Jurnalis-Kamis, 17 November 2022 |14:24 WIB
Hujan Lebat hingga Gelombang Tinggi, BMKG Minta Masyarakat Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94S
Ilustrasi. (Foto: Ant)
A
A
A

BMKG juga menyebutkan, bibit siklon tropis 94S juga memicu gelombang laut tinggi berkisar 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kep. Nias, perairan Sumatera Barat, Selat Sunda bagian Utara.
 
Gelombang tinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi di perairan timur P. Siberut, perairan barat P. Sipora, perairan barat P. Pagai, perairan barat Kep. Mentawai, perairan barat Lampung, perairan Bengkulu, Selat Sunda bagian barat, perairan selatan Jawa Barat, teluk Lampung, Samudera Hindia bagian barat Kep. Mentawai.
 
Sementara untuk gelombang lebih tinggi di kisaran 4-6 meter berpotensi terjadi di perairan Enggano-Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten, Samudera Hindia barat Lampung. Dan gelombang tinggi hingga di atas enam meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia bagian Selatan, demikian Guswanto.
 
 
 


BMKG juga menyebutkan, bibit siklon tropis 94S juga memicu gelombang laut tinggi berkisar 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kep. Nias, perairan Sumatera Barat, Selat Sunda bagian Utara.


 Gelombang tinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi di perairan timur P. Siberut, perairan barat P. Sipora, perairan barat P. Pagai, perairan barat Kep. Mentawai, perairan barat Lampung, perairan Bengkulu, Selat Sunda bagian barat, perairan selatan Jawa Barat, teluk Lampung, Samudera Hindia bagian barat Kep. Mentawai.
 
Sementara untuk gelombang lebih tinggi di kisaran 4-6 meter berpotensi terjadi di perairan Enggano-Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten, Samudera Hindia barat Lampung. Dan gelombang tinggi hingga di atas enam meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia bagian Selatan, demikian Guswanto.
 
 
 

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement