Beberapa keluarga korban merasa lega karena pengadilan menunjuk keterlibatan Rusia. “Tanpa ragu, mereka bertanggung jawab penuh, hingga Kremlin,” kata Peter Langstraat, pengacara yang mewakili salah satu keluarga.
“Anda tidak dapat memindahkan material militer yang berat ini tanpa persetujuan dari seseorang yang berada di atas hierarki militer. Apa artinya? Dekat atau di Kremlin,” lanjutnya.
Silene Fredriksz, orangtuda dari Bryce dan pacarnya Daisy yang menjadi korban tewas dalam pesawat itu ikut bersyukur dengan keputusan pengadilan. Pasangan muda itu diketahui sedang melakukan perjalanan ke Bali setelah mengalami tahun yang sulit.
"Kami tidak akan pernah mendapatkan kembali anak-anak kami," ujarmya.
“Tetapi kami membutuhkan kebenaran. Dan kami membutuhkan keadilan. Ini adalah bagian kecil dari keadilan kami,” ujarnya.
"Aku masih merindukan mereka," ujarnya.
"Itu memilukan bagi kami," lanjutnya.
Dia yakin konflik saat ini bisa dihindari seandainya dunia mengambil sikap keras pada 2014.
"Putin tidak pernah dihentikan, dan masih belum dihentikan. Dan dia tidak akan berhenti sampai dihentikan. Saya berharap dunia bangun sekarang, karena kita sudah mengetahuinya delapan tahun yang lalu,” terangnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.