Share

Miris! Siswa di Asahan Harus Melintasi Jalan Kubangan Kerbau jika ke Sekolah

Fadly Pelka, iNews · Jum'at 18 November 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 18 608 2709974 miris-siswa-di-asahan-harus-melintasi-jalan-kubangan-kerbau-jika-ke-sekolah-RWgFPUzpWn.jpg Siswa melintas di jalan lumpur (foto: MPI/Fadli)

ASAHAN - Jalan yang menghubungkan antara Dusun 7-8 dan 9 dengan dusun lainnya di Desa Panca Arga kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kondisinya sangat memprihatinkan. Masyarakat sangat kesulitan melintas di karenakan kondisi jalan yang penuh kubangan lumpur dan licin.

"Licinnya jalan membuat masyarakat sekitar harus ekstra hati-hati melintasinya. Setiap hari kami masyarakat melewati jalan ini untuk menjual hasil pertanian dan membeli kebutuhan lainnya, selain itu anak sekolah lewati jalan ini juga setiap hari,” ucap Adi salah satu warga Dusun 7, ketika dirinya mengantarkan cucunya ke sekolah.

 BACA JUGA:Terjadi Lagi, Ibu Hamil di Banten Terpaksa Ditandu Pakai Kain Sarung Akibat Jalan Rusak

Masyarakat tak punya pilihan lain, jalur tersebut tetap digunakan meski harus penuh perjuangan karena merupakan akses satu-satunya menuju desa terdekat lainnya. Ia berharap ada perhatian pemerintah agar akses jalan di desanya tersebut bisa dibenahi sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat.

“Harapan kami selaku masyarakat, memohon kepada pemerintah supaya jalanan kami bisa dibenahi dan yang paling penting agar anak-anak sekolah tidak lagi sering terlambat dan harus berjalan dengan menenteng sepatunya, Untuk melintas di jalan yang rusak,” tutup Adi.

 BACA JUGA:Mengenaskan! Jalan Rusak di KKB Sudah Sembilan Tahun Tak Diperbaiki, Sering Kecelakaan

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Kabupaten Asahan, Agus Jaka Putra Ginting di dampingi Kabid Jalan dan Jembatan, Harus Rambe, memohon maaf kepada warga, namun permasalahan perbaikan jalan yang rusak parah dan berlumpur tersebut, akan menjadi perhatian dan prioritas.

"Kami dari dinas PUPR kabupaten Asahan akan mengusahakan tentang permasalahan jalan yang rusak tersebut yang berada di dusun 7,8 dan 9,menjadi agenda pembahasan di tahun depan, karna pekerjaan tersebut tetap menggunakan sumber anggaran dari dana APBD, Kabupaten Asahan. Sembari memohon agar warga masyarakat di tiga dusun, dusun 7,8 dan 9 bersabar," kata Agus.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini