Share

Viral! Siswa SMP Baiturrahman Bandung Jadi Korban Bullying, Kepala Dipakaikan Helm dan Ditendang hingga Pingsan

Agung Bakti Sarasa, MNC Portal · Sabtu 19 November 2022 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 19 525 2710748 viral-siswa-smp-baiturrahman-bandung-jadi-korban-bullying-kepala-dipakaikan-helm-dan-ditendang-hingga-pingsan-lumenyvPOT.jpg Tangkapan layar media sosial

BANDUNG - Warga kembali digegerkan kabar aksi perundungan atau bullying yang disebutkan menimpa salah satu siswa SMP di Kota Bandung, Jawa Barat.

 (Baca juga: Kasus Bullying Siswa Tak Berjilbab Berujung Damai, Oknum Guru Menunggu Sanksi)

Bahkan, akibat perlakuan bullying yang diterimanya, korban juga disebutkan pingsan hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Kabar aksi bullying tersebut terekam kamera video dan menyebar luas di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 21 detik itu, tampak sekumpulan anak SMP berseragam batik biru tengah merundung salah satu temannya yang mengenakan kaos olahraga di ruangan kelas.

Awalnya, korban yang terduduk di bangku dipakaikan helm oleh pelaku. Sesaat kemudian, pelaku yang tampak berbadan lebih besar langsung menendang kepala korban. Tak hanya ditendang, korban juga tampak dipukul berkali-kali oleh pelaku.

Tak kuasa menahan tendangan dan pukulan pelaku, korban pun akhirnya terjatuh ke lantai. Bukannya ditolong, korban yang tak berdaya itu kembali ditindih oleh pelaku. Ironisnya, sejumlah teman lainnya hanya menyaksikan perlakuan bullying tersebut sambil tertawa-tawa.

Dalam keterangan video, ditulis bahwa aksi bullying tersebut terjadi di SMP Plus Baiturrahman, Bandung.

"Bullying di SMP Plus Baiturrahman, Bandung. Kejadian siang ini pada jam sekolah. Korban adalah keluarga kawan saya, dilarikan ke RS setelah pingsan. @disdik_bandung @RESTABES_BDG," tulis pengunggah video.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Hingga Sabtu (19/11/2022) pagi, puluhan ribu warganet merespons aksi tak terpuji tersebut. Mereka mengecam perlakuan pelaku terhadap korban.

Selain video, diunggah juga tangkapan layar yang berisi percakapan antara pengunggah dengan keluarga korban yang isinya menyebutkan jika pihak keluarga sudah membawa korban ke rumah sakit dan melakukan rontgen.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini