Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa 5,6 di Cianjur, BMKG: Mekanisme Pergerakan Gempa Geser

Dimas Choirul , Jurnalis-Senin, 21 November 2022 |14:35 WIB
Gempa 5,6 di Cianjur, BMKG: Mekanisme Pergerakan Gempa Geser
Gempa Cianjur merusak rumah warga/Foto: Tangkapan layar
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi bermagnitudo M5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB.

Gempa bumi ini terletak pada koordinat 6,84° LS ; 107,05° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 10 kilometer arah Barat Laut, Cianjur, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

 BACA JUGA:Eks Kasat Reskrim Polres Jaksel: Yosua Ditembak Mati Richard dan Ferdy Sambo!

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga akibat aktivitas sesar Cimandiri.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser," kata Daryono dalam keterangannya, Senin.

 BACA JUGA:Usai Gempa 5,6 di Cianjur, BMKG: Ada 15 Kali Gempa Susulan

Gempa bumi ini juga dirasakan di Kota Cianjur dengan skala intensitas V - VI MMI, Garut dan Sukabumi IV - V MMI, Cimahi, Lembang, Kota Bandung, Cikalong Wetan, Rangkasbitung, Bogor dan Bayah dengan skala intensitas III MMI.

Kemudian Rancaekek, Tangerang Selatan, Jakarta dan Depok dengan skala intensitas II - III MMI. Hingga saat ini sudah ada laporan kerusakan bangunan seperti rumah dan toko juga dampak longsor di wilayah Cianjur yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Hingga pukul 14.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 15 (lima belas) aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4.0.

Untuk itu, Ia mengimbau kepada warga agae tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," pungkasnya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement