Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa M5,6 Cianjur, Tebing Longsor Timbun 8 Mobil Sebabkan Jalan Terputus

Ricky Susan , Jurnalis-Senin, 21 November 2022 |14:36 WIB
Gempa M5,6 Cianjur, Tebing Longsor Timbun 8 Mobil Sebabkan Jalan Terputus
Ilustrasi gempa (Foto: Reuters)
A
A
A

CIANJUR – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menimbulkan kerusakan. Bahkan, terjadi longsor hingga memutus akses jalan.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, tebing yang longsor terjadi di Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang membuat arus lalu lintas Cianjur-Cipanas terputus.

BACA JUGA: Gempa M5,6 di Cianjur, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Cimandiri 

Informasi yang diterima Herman, ada sekitar delapan mobil yang sedang melintas tertimbun longsor di sana. Saat ini, sedang dilakukan evakuasi.

Beberapa rumah sakit sudah menampung sejumlah warga yang terkena longsor dan terkena runtuhan rumah-rumah mereka.

“Semua aparat sekarang sedang mobile untuk memantau dampak gempa dan memberi pertolongan pertama kepada korban. Itu prioritas saat ini selain kembali membuka jalur jalan yang terputus agar petugas dan alat berat bisa mudah melakukan evakuasi,” ujarnya, Senin (21/11/2022).

Herman menambahkan, telah menerima laporan dari beberapa kepala desa mengenai adanya korban meninggal akibat gempa M5,6 yang terjadi pada pukul 13.21 WIB tadi. Namun, belum dapat dipastikan jumlah korban meninggal maupun luka-luka karena masih proses pendataan.

BACA JUGA:Usai Gempa 5,6 di Cianjur, BMKG: Ada 15 Kali Gempa Susulan 

Selain itu, laporan dari kepala desa di Kecamatan Cugenang bahwa banyak rumah warga yang hancur. Bangunan SMK 1 Cugenang hancur.

“Banyak jalan yang terputus sehingga mobil maupun sepeda motor tidak bisa melintas. Para kepala desa di Cianjur melaporkan bahwa mereka membutuhkan alat berat untuk membersihkan bangunan rusak dan longsor,” ujar Herman.

Menurut Herman, ada empat rumah sakit yang menjadi rujukan utama evakuasi para korban gempa di Cianjur. Dua rumah sakit daerah dan dua lagi RS swasta.

Untuk wilayah Cianjur Selatan, kata Herman, relatif aman dari dampak gempa. Daerah terparah adalah di Cianjur kota dan Kecamatan Cugenang.

Ia mengaku menyaksikan langsung banyak warga histeris dan berkerumun di pinggir-pinggir jalan. Gedung DPRD Cianjur tak luput dari kerusakan.

“Tadinya saya ada agenda rapat paripurna siang ini. Jadi ditunda,” tuturnya.

Hingga saat ini, situasi belum aman karena masih terjadi gempa-gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement