Share

Tersangka Penembakan Klub Gay AS Hadapi Dakwaan Pembunuhan hingga Kejahatan Bermotif Kebencian

Susi Susanti, Okezone · Selasa 22 November 2022 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 18 2712271 tersangka-penembakan-klub-gay-as-hadapi-dakwaan-pembunuhan-hingga-kejahatan-bermotif-kebencian-0RYnhHnKgi.jpg Penembakan di klub gay Colorado, AS (Foto: AP)

COLORADO - Pria yang diduga menembak mati lima orang dan melukai puluhan lain di sebuah bar gay di Colorado Springs negara bagian Colorado, Amerika Serikat (AS) menghadapi dakwaan pembunuhan dan kejahatan bermotif kebencian.

Menurut catatan pengadilan yang diperoleh Associated Press pada Senin (21/11/2022), Anderson Lee Aldrich, 22, menghadapi lima dakwaan pembunuhan dan lima dakwaan melakukan kejahatan bermotif kebencian yang menyebabkan orang terluka.

Baca juga: Tersangka Penembakan Klub Gay AS Diduga Orang yang Sama dan Pernah Teror Ancaman Bom 2021

Dikutp VOA, seorang pejabat penegak hukum mengatakan tersangka menggunakan senjata semiotomatis jenis AR-15 dalam serangan pada Sabtu malam (19/11/2022) itu. Tapi sebuah pistol dan amunisi juga ditemukan di lokasi. Pejabat itu tidak bisa membahas rincian penyelidikan secara terbuka dan berbicara kepada Associated Press dengan syarat namanya dirahasiakan.

Baca juga: Penembakan di Kelab Gay Colorado Tewaskan Setidaknya 5 Orang

Informasi mengenai pengacara yang mewakili Aldrich hingga Senin (21/11/2022) belum diketahui.

Club Q di laman Facebooknya berterima kasih atas "reaksi cepat beberapa pengunjung heroik yang membekuk pria bersenjata itu dan mengakhiri serangan kebencian itu."

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Banyak pihak mempertanyakan mengapa pihak berwenang tidak berusaha mengambil senjata Aldrich pada 2021, ketika ia ditangkap setelah ibunya melaporkan bahwa Aldrich mengancamnya dengan sebuah bom rakitan dan beberapa senjata lain.

Meski pihak berwenang ketika itu mengatakan tidak ada bahan peledak yang ditemukan, para aktivis pengendalian senjata mempertanyakan kenapa polisi tidak berusaha menggunakan UU "red flag" Colorado, yang memungkinkan polisi menyita senjata tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini